UTBK SBMPTN Tahun Ini Tanpa Tes Kompetensi Akademik

Reporter : Redaksi - klikjatim

Rektor Unair Surabaya Prof Muh Nasih

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) hanya menguji Tes Potensi Akademik. Sementara untuk Tes Kompetensi Akademik (TKA) ditiadakan. Upaya ini sejalan dengan pencegahan pandemi Covid-19 yang sedang mewabah saat ini.

BACA JUGA :  Ibu Anak Menantu di Ngawi Terpapar Covid-19

“Selain menghapus Tes Kompetensi Akademik, sesi ujian dan waktu ujian juga dipersingkat. Ini agar peserta tidak terlalu lama berada di dalam satu tempat,” kata Prof Moh Nasih, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Dikatakan, peserta hanya akan berada di ruang ujian sekitar 105 menit atau 1 jam 45 menit. Hal ini dianggap mampu mengurangi potensi penyebaran virus saat ujian berlangsung. Sehingga dengan rentang waktu singkat itu, peserta hanya akan mengerjakan satu materi tes yang diujikan yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS).

“Ini mengurangi interaksi dan kontak antar peserta di dalam kelas. Orientasi dari perubahan ini, menjaga keselamatan dan kesehatan, dan turut serta menghentikan penyebaran Covid-19,” katanya dalam konferensi pers daring.

BACA JUGA :  Honda Motor Siap Rilis Matic Anyar Bermesin 125 CC, Seperti Apa Rupanya

Selain menghapus satu materi ujian agar waktu tes lebih cepat, tahun ini juga akan ada pengurangan sesi, dari empat menjadi dua. Sesi satu dimulai pukul 09.00 sampai 11.15, sedangkan sesi dua pada pukul 14.00 sampai 16.15.

“Ini waktu yang tepat. Relatif aman. Jam 9 tidak perlu tergesa-gesa sampai kampus. Kalau dulu jam 7, belum sarapan, dan lain-lain. Itu berisiko. Persiapan juga bisa lebih baik. Antrean juga bisa diatur sebaik-baiknya. Jeda antar sesi panjang, 2 jam 45 menit. Ini menghindari bertemunya peserta yang pulang dan datang,” katanya.

Selama jeda antar sesi, panitia akan melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di dalam ruang ujian. Terkait pengurangan jumlah sesi, Nasih mengingatkan kepada para peserta, ada beberapa hal yang akan berubah. Bagi peserta yang saat ini mendapatkan jadwal di sesi 1 dan 3, akan ada perubahan waktu. Sedangkan peserta yang mendapat jadwal di sesi 2 dan 4, akan ada penjadwalan ulang waktu tes.

“Sesi 1 dan 3, ada perubahan waktu, yang tadinya jam 7 jadi jam 9. Yang sesi 3. Harus ikut di sesi 2, jam 14. Yang mendapat 2 dan 4, akan kita jadwal ulang dengan beberapa ketentuan,” jelasnya. (hen)