Usai Diluruk Puluhan Sopir, Manajemen Damri Angkat Suara, Begini Katanya

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Manajemen Perum Damri akhirnya buka suara soal penuntutan pelunasan gaji karyawan yang belum tuntas sejak Mei 2020 lalu hingga sekarang.

BACA JUGA :  Workshop On The Bus, Terobosan Kegiatan Ilmiah Bernuansa Wisata

Sekretaris Perum Damri Sidik Pramono menjelaskan, pihaknya sudah melakukan komunikasi bersama para karyawan lewat audiensi di Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Senin (3/5/2021) sore.

Ia pun membeberkan penyebab belum tuntasnya gaji para karyawan tersebut. Kata dia, salah satu penyebabnya yaitu penurunan aktivitas transportasi massal sejak pandemi Covid-19. Sehingga, keuangan perusahaan menurun.

“Sudah dikomunikasikan oleh direksi, termasuk dalam beberapa diskusi dengan serikat pekerja,” terang Sidik dikonfirmasi, Senin (3/4/2021).

Sidik mengaku, pengurangan gaji yang dilakukan direksi kepada para karyawan terpaksa dilakukan. Bahkan, penundaan pembayaran gaji juga dirasakan oleh jajaran direksi.

“Termasuk memutuskan adanya penundaan (bukan pemotongan) pembayaran tunjangan atau insentif bagi karyawan, termasuk direksi,” jelasnya.

Sidik juga berjanji, jika kondisi transportasi kembali membaik, hak-hak karyawan maupun kondektur akan kembali dipenuhi secara normal. “Jika kondisi membaik, kewajiban perusahaan tentu akan dipenuhi,” akunya.

Tidak hanya itu saja, Sidik juga mengajak seluruh karyawan bahu-membahu mengembalikan kestabilan perusahaan, agar kesulitan yang selama ini dirasakan bisa segera teratasi. (bro)