Untuk Kesempurnaan RPJMD 2021-2026, Bupati Sidoarjo Minta Masukan

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menghadiri musrenbang RPJMD 2021-2026. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Sejumlah pihak perwakilan diundang dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sidoarjo tahun 2021-2026 di sebuah Hotel di Sidoarjo pada Kamis (10/6/2021). Di antaranya jajaran Forkopimda Sidoarjo, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, pengusaha, wartawan serta tim penggerak PKK dan organisasi perempuan setempat.

BACA JUGA :  Soal Raperda Ponpes di Jatim, Dewan Sebut Wilayah Kewenangan Ponpes Belum Jelas

Tampak hadir langsung Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali beserta wakilnya, Subandi dan Ketua DPRD, Usman. Kemudian Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini, serta Kabiro Organisasi Setdaprov Jatim, M. Hadi Wawan Guntoro.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017, maka pemerintah daerah diwajibkan menyusun RPJMD. Pasalnya RPJMD merupakan penjabaran visi misi dan program Bupati-Wakil Bupati selama 5 tahun mendatang.

Sehingga di dalam RPJMD tersebut akan memuat visi misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah, serta keuangan daerah. Termasuk juga memuat program perangkat daerah yang disertai kerangka pendanaan bersifat indikatif, untuk 5 tahun mendatang dengan berpedoman kepada RPJMD dan RT RW Kabupaten Sidoarjo. 

“Serta memperhatikan RPJMN, RPJMD Provinsi Jawa Timur serta RPJMD dan RT RW kabupaten kota sekitar,” papar Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut. 

Gus Muhdlor melanjutkan, forum Musrenbang RPJMD seperti ini menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Selain itu juga untuk mewujudkan visi pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Sidoarjo tahun 2021-2026, yakni terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang sejahtera, maju, berkarakter dan berkelanjutan.

“Partisipasi masyarakat, para pemangku kepentingan dalam Musrenbang RPJMD merupakan perwujudan dari pendekatan partisipatif,” ujarnya.

Masih dikatakan Bupati, bahwa RPJMD yang nantinya ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda) akan menjadi pedoman bagi seluruh pihak dalam melaksanakan pembangunan daerah. Adapun visi misi kepemimpinannya pada periode RPJMD tahun 2021-2026 dijabarkan melalui enam tujuan, 9 indikator tujuan, 11 sasaran, 30 indikator serta 5 strategi pembangunan yang dijabarkan dalam 9 indikator kinerja utama dan 17 program prioritas.

“Setelah Musrenbang RPJMD 2021-2026, tahapan selanjutnya yakni penyampaian dan pembahasan Raperda RPJMD tahun 2021-2026 ke DPRD yang insya Allah dijadwalkan pada minggu ke-4, bulan Juni 2021 sebelum dilakukan evaluasi oleh Gubernur,” sampainya. 

Diakhir sambutan, dirinya mengapresiasi kinerja seluruh perangkat daerah yang telah berkomitmen untuk menyelesaikan rancangan RPJMD Kabupaten Sidoarjo tahun 2021-2026 sesuai dengan rencana. Dia berharap masukan serta saran yang konstruktif dari seluruh pihak untuk menyempurnakan penyusunan RPJMD 2021-2026.

“Saya mengharapkan masukan serta saran yang konstruktif dari seluruh pihak untuk menyempurnakan penyusunan RPJMD 2021-2026,” imbuhnya. (nul)