UN 2020 Dihapus, Sekolah Siapkan Ujian Internal Sebagai Gantinya

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Ilustrasi

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2020 resmi ditiadakan, baik untuk jenjang SD, SMP, SMA sederajat. Hal ini sebagai upaya juga mengendalikan wabah Corona Virus Disease atau Covid-19.

Kabar tentang dihapusnya UN bagi sebagian sekolah dan siswa tentu melegakan. Meskipun sebagian juga kecewa karena telah menyiapkan banyak hal. Mulai doa bersama, belajar tambahan, bimbingan belajar khusus dan juga membeli sarana prasarana UN seperti komputer. 

BACA JUGA :  Wajib Tes Psikologi, Pemohon SIM Keluhkan Antrean

Kepala SMA Plus Al Fatimah Bojonegoro, Abul Hasan Ansori mengatakan, pihaknya tetap mendukung apa yang sudah diedarkan terkait pembatalan UN 2020. Meskipun pihaknya sudah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi UN.

“Kami sudah bimbingan siswi untuk les privat selama 3 bulan dengan lembaga Society Education Centre (SEC) dan juga sudah membeli 30 unit komputer serta mempersiapkan ruang khusus untuk UN,” ungkap Abul Hasan Ansori, Rabu ( 25/3/2020).

Selain itu SMAN 2 Bojonegoro sama, pihak sekolah juga mendukung apa yang sudah diintruksikan oleh pemerintah pusat, semua demi kebaikan bersama untuk pencegahan Covid-19.

BACA JUGA :  Gresik Art #4 Libatkan Seniman Muda dan Perempuan

Pihak sekolah sudah siap semuanya untuk melaksanakan UN yang akan digelar pada akhir Maret atau awal April ini. “Kami sudah menyiapkan konsumsi bagi pengawas, les private bagi murid, doa bersama dan lain sebagainya,” tutur Kepala SMAN 2 Bojonegoro, Mashadi.

Meskipun pemerintah sudah membatalkan UN, SMA Al Fatimah dan  SMAN 2 Bojonegoro tetap mendukung apa yang menjadi kebijakan pusat. Siswa tetap akan mendapatkan evaluasi belajar dari internal sekolah untuk mengukur kemampuan siswa sekaligus pengganti UN 2020 yang dihapuskan. (af/bro)