Tukar Kartu ATM dengan Penipu, Duit Warga Sidoarjo Dikuras Habis

Reporter : Aries Wahyudianto - klikjatim.com

Lokasi ATM minimarket di salahsatu perumahan di Kabupaten SIdoarjo yang menjadi lokasi penipuan tukar kartu ATM

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – RR, warga Perumahan Pondok Jati, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran harus gigit jari. Tabungan puluhan juta miliknya raib usai ia pergi ke sebuah mesin ATM. Sebelumnya korban mengaku kartu ATM miliknya ditukar dengan kartu milik orang lain yang diduga pelaku.

BACA JUGA :  Pelajar SMA di Kota Sampang Nekat Gantung Diri
 

RR menceritakan, peristiwa itu pada Senin (18/1) sekitar pukul 10.00 Wib kemarin. Saat itu, dia pergi ke ATM BCA yang ada di sebuah minimarket di kompleks perumahannya untuk menarik uang. “ATM saya masukkan, namun tidak bisa, seperti terganjal sesuatu. Saat saya akan pergi, tiba-tiba ada seorang pria menghampiri saya,” ucap RR, Selasa (19/1/2021).

Pria yang mengenakan baju biru muda itu kemudian mengatakan kepada korban jika kemungkinan kartu ATM sudah kadaluwarsa. “Saya kemudian mencoba lagi memasukkan kartu ATM, namun tetap tidak bisa. Pria tersebut lalu meminta kartu ATM saya dan memasukkan ke dalam mesin serta meminta PIN . Setelah itu ATM saya minta, namun PIN yang saya masukkan selalu salah,” cerita RR.

Hal tersebut membuat RR tidak jadi mengambil uang dan bermaksud pindah ke bilik ATM lain yang berada di Timur Rumah Sakit Delta Surya. Dalam perjalanan, RR melihat saldo ATM melalui aplikasi M-Banking. Betapa terkejutnya RR , karena ada transaksi pengambilan uang dan transfer “Uang Rp 62 juta milik saya hilang dan hanya menyisakan Rp 127 ribu saja. Setelah saya lihat, ATM saya ternyata berbeda. Saya langsung melaporkannya ke Mapolres Sidoarjo,” terang RR.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus pencurian uang tersebut. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas. “Laporan sudah kami terima dan saat ini dalam tahap penyelidikan. Kami juga akan memeriksa CCTV yang terpasang di minimarket tersebut,” jelas Kompol Latif. (rtn)