Tuduh Tetangga Curi HP, Menantu dan Mertua Roboh Ditebas Celurit di Bulak Bateng

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Ilustrasi aksi carok

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Carok melibatkan mertua dan menantu dengan tetangganya terjadi di Jalan Bulak Banteng, Surabaya, Selasa (19/10/2021) malam. Dalam kejadian ini, Faruk dan menantunya Ainul  Yakin warga Jalan Bulak Banteng Kidul Gg II mengalami luka sobek pada bagian tangan kanan akibat sayatan benda tajam jenis celurit.

BACA JUGA :  PT Linde dan PT Smelting Bantu 20 Ton Oksigen Cair Untuk Penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan

Aksi carok yang terjadi Selasa malam sekitar pukul 20.30 WIB itu berawal saat Faruk menuduh Sarimin dan Husen tetangga kampungnya yang tinggal di Jalan Bulak Jaya mencuri ponselnya pada Selasa pagi. Dituruh mencuri, Husen dan Sarimin yang masih saudaranya ini berniat mendatangi Faruk untuk menjlentrehkan permasalahan tersebut dan meminta maaf.

“Sebelum kejadian itu, Husen tadi menemui korban untuk meluruskan permasalahan serta meminta maaf. Namun saat itu orang yang menuduh membawa celurit,” ungkap Soleh, tetangga korban.

Melihat gelagat kurang baik, Husen bersama saudaranya kaget dan berusaha merebut celurit yang dipegang Faruk. “Celuritnya direbut oleh Husen, dan Faruk (korban) sempat dipukuli oleh Husen dan Sarimin,” imbuhnya.

Ainul Yakin yang melihat mertuanya menjadi korban pemukulan, lantas berusaha melerai. Namum nahas dirinya malah menjadi korban sabetan celurit yang direbut pelaku.

“Karena melihat mertuanya dipukuli, menantunya berusaha melerai, tapi dia malah jadi korban dan kena sabet di tangan kanan,” pungkasnya.

Di Jalan Bulak Banteng Kidul Gg II, tepatnya samping Balai RW 04 Bulak Banteng Kidul, tampak ceceran darah masih terlihat hingga puluhan meter ke arah selatan, diduga kuat korban sempat melarikan diri melihat dari bekas darah yang ditinggalkan ke arah selatan.

Sementara Sarimin terduga tertuduh yang juga pelaku pemukulan yang masih berada dilokasi langsung diamankan oleh aggota Polsek Kenjeran.

Kedua korban yang merupakan mertua dan menantu itu akhirnya dilarikan ke rumah sakit Paru, Jalan Karang Tembok untuk mendapat penanganan medis.

“Mertua dan menantunya sekarang dibawa ke Rumah Sakit Paru Jl Karang Tembok Surabaya. Keduanya mengalami luka benda tajam di tangan kanannya,” kata salah saksi di lokasi kejadian.(ris)