Transaksi Misterius, Uang Seorang Nasabah di Madiun Raib Ratusan Juta

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Korban (tengah) kehilangan uang ratusan juta rupiah. (ist)

KLIKJATIM.Com | Madiun – Seorang nasabah salah satu bank di Madiun, mengaku kehilangan uang yang tersimpan di dalam rekeningnya. Korban Hari Wahyudi warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun tersebut pun melaporkan kasus ini ke Polres setempat.

“Total ada Rp322,9 juta tiba–tiba hilang,” ujar Hari kepada awak media, Selasa (27/9/2022).

Dia merinci pada awal bulan tepatnya Kamis (1/9/2022 lalu dihubungi oleh sosok orang misterius. Saat itu sekitar pukul 11.00 wib, Hari dihubungi orang tak dikenal tersebut melalui telepon seluler.

Kata dia, orang itu mengakuinya bernama Dedy dan menanyakan posisinya (Hari). Setelah dijawab, dia pun merasa curiga karena ada pemberitahuan masuk SMS dari BRI-OTP terkait sejumlah transaksi yang mencurigakan.

“Tiga tali itu telepon saya. Terus masuk SMS dari BRI-OTP dan sudah terjadi 6 kali transaksi berhasil dengan jumlah kerugian Rp222,9 juta dalam waktu 52 menit saja,” jelasnya.

Dia pun ke kantor bank cabang Madiun untuk melakukan upaya pemblokiran rekening miliknya. Namun tak disangka, transaksi pun terus berlanjut dan terjadi 4 kali transaksi lagi.

Ketika itu pelaku berhasil melakukan transaksi dengan jumlah kerugian Rp100 juta dalam waktu 18 menit. Sehingga saldo korban tersisa Rp3,2 juta. 

“Total Rp 322,9 juta. Itu terjadi dalam waktu 70 menit dengan 10 kali transaksi,” jelasnya.

Menurutnya, transaksi kedua terjadi sekitar pukul 13.39 WIB. Dia mengaku uang ratusan juta rupiah itu sesuai rencana akan dipergunakan untuk belanja bahan material pembangunan proyek salah satu Pondok Pesantren di Lirboyo, Kediri. Namun, belum sempat dibelanjakan rupanya uang senilai Rp322,9 juta tersebut raib. 

Atas peristiwa tersebut, dia membuat laporan ke Polres Madiun pada Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian pada Rabu (21/9/2022) sekitar pukul 13.00 WIB, Hari Wahyudi selaku pelapor menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan/pengaduan untuk datang ke Ruang Unit IV Tipiter Satreskrim Polres Madiun, untuk klarifikasi guna proses penyelidikan lebih lanjut. (nul)