Tiga SMK Farmasi Anggota APMFI Jatim Siap Menuju LKS Nasional

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Madiun –  Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tahun 2021 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah selesai dilaksanakan. Lomba Kompetensi Siswa adalah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian masing-masing .

BACA JUGA :  Bukan Kaleng-kaleng, Sebulan Gentayang di Sidoarjo Pencuri Ini Bisa Dapatkan 7 Motor

Salah satu bidang yang ikut dilombakan adalah bidang Farmasi. Lomba diikuti dengan sangat antusias oleh SMK –SMK yang memiliki kompetensi keahlian farmasi klinis dan komunitas di Jawa Timur.

Diharapkan sebagai juara akan berhasil membawa kemenangan untuk Provinsi Jawa Timur di ajang LKS tingkat Nasional. Keluar sebagai pemenang adalah: Juara 1 adalah Monica Juven Frige Adella dari SMK Farmasi Katolik Bina Farma Madiun, Juara 2 adalah Nurul Fitria dari SMK Farmasi Surabaya, dan Juara 3 adalah Thania Auwalys Manitra dari SMK Farmasi Maharani, Malang.

Sementara itu, Kepala SMK Farmasi Katolik Bina Farma Madiun, Agnes Andriani menyampaikan rasa syukurnya atas hasil yang telah diraih. “Atas berkat kerja keras dan semangat anak-anak yang luar biasa serta guru pembimbing, sekolah kami kembali meraih juara 1 LKS bidang Farmasi. Kami mohon doa dari semua pihak, semoga kami bisa menjadi juara tingkat Nasional.” ujar Bu Agnes, sapaan karibnya.

Rangkaian LKS bidang farmasi berupa lomba secara teori, praktik meracik, hingga presentasi hasil racikan. Pada kegiatan ini peserta dituntut menguasai kecepatan, ketelitian, kerapihan, kebersihan, hingga kecermatan dalam peracikan obat.

Materi lomba disesuaikan dengan materi LKS tingkat Nasional. LKS ini digelar tak lain untuk meningkatkan kompetensi siswa jurusan farmasi agar mereka mampu bersaing pada dunia usaha dan industri. Hal-hal itu dimaksudkan untuk menyesuaikan tuntutan terhadap lulusan jurusan farmasi ketika memasuki dunia usaha dan industri.

LKS tersebut merupakan lomba bergengsi rutin tahunan yang diselenggarakan dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Untuk bisa menjadi juara LKS tidaklah mudah. Kegiatan itu digelar berjenjang diawali dari proses seleksi di masing-masing sekolah di tingkat kabupaten. Selanjutnya pemenang tingkat kabupaten akan mengikuti LKS tingkat provinsi. Pemenang tingkat provinsi nanti mewakili Provinsi Jawa Timur ke tingkat nasional.

“Ini merupakan hasil yang sangat membanggakan atas capaian sekolah terutama Bapak dan Ibu guru yang sudah membina dan melatih peserta didiknya sehingga menjadi Juara. Tidak hanya sekolah, APMFI (Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia) Korwil Jawa Timur sebagai asosiasi pendidikan yang diikuti sekolah-sekolah yang menjadi juara LKS Bidang Farmasi tersebut turut bangga atas prestasi yang diraih,” kata dia.

“Sekali lagi saya sampaikan ucapan selamat kepada SMK Farmasi Katolik Bina Farma Madiun, SMK Farmasi Surabaya, SMK Farmasi Maharani, Malang. Dan semoga SMK anggota APMFI lainnya bisa menjadi juara-juara LKS di tahun mendatang,” ungkap Ketua APMFI Korwil Jawa Timur, Apt. Andri Priyoherianto, S.Farm., M.Si. (ris)