Tiga Pasien DB di Ponorogo Meninggal Dunia, 32 Dalam Perawatan

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Sejumlah pasien sedang menjalani perawatan di RSUD dr Harjono Ponorogo. (Fauzi Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo—Tiga orang pasien meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat penyakit demam berdarah (DBD). Ketiga pasien tersebut menjalani perawatan di RSUD dr Harjono Ponorogo.

“Sampai sekarang ada tiga yang meninggal dunia. Dua kasus terakhir didapati setelah tanggal 12 Januari. Berarti selama dua hari terakhir ini,” ujar Humas RSUD dr Harjono Ponorogo, Joko Handoko, Jumat (14/1/2022). 

Dia menjelaskan untuk yang terakhir meninggal adalah warga Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. 

“Meninggalnya hari ini tadi pukul 07.40 WIB. Memang warga luar kota. Kami biasa menangani warga dari luar kota, karena kalau Slogohimo kan lebih dekat ke Ponorogo,” terangnya.

Sementara, pada tanggal 12 Januari ada satu meninggal dunia warga Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Untuk pasien ini tidak hanya Demam Berdarah. 

“Tetapi juga ada komplikasi diabetes militius (DM),” jelas Joko. 

Satu pasien lagi Joko belum mengetahui detail identitasnya. Namun yang jelas dalam laporan yang dia terima ada tiga pasien meninggal dunia karena DB. 

Menurutnya, hingga tanggal 14 Januari 2022 ada 32 pasien DB yang masih dirawat. Dia menjelaskan pasien DB di Ponorogo yang dirawat menurun dibanding sehari sebelumnya. =

“Sebelumnya itu 39 pasien. Hari ini tinggal 32 pasien. Karena ada yang meninggal 1 pasien dan lainnya dipulangkan karena sembuh,” tegasnya. 

Sedangkan pada Desember lalu, pasien DB yang dirawat di RSUD ada 55 orang. “Kalau Desember yang meninggal 1 orang,” pungkasnya.(mkr)