Tiga Kandidat Calon Bupati Gresik yang Daftar di PKB Ikuti UKK di DPP, Termasuk Incumbent

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Bupati Gresik petahana Fandi Akhmad Yani mengikuti UKK di Kantor DPP PKB (Dok/PKB)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Tiga bakal calon Bupati Gresik yang mendaftar ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di Kantor DPP PKB Jakarta, Senin 10 Juni 2024.

Tiga bakal calon Bupati (Bacabup) Gresik tersebut adalah M Syahrul Munir, Asluchul Alif dan Bupati incumbent (petahana) Fandi Akhmad Yani. 

Ketiganya diuji oleh penguji yang berbeda dalam UKK tersebut. M. Syahrul Munir diuji oleh anggota Dewan Syuro DPP PKB KH. Maman Imanulhaq, sementara Asluchul Alif dan Fandi Ahmad Yani diuji oleh Direktur Lembaga Saksi Pemenangan (LSP) DPP PKB Chusnunia Chalim.

Sekretariat Dewan Pengurus Cabang PKB Gresik Imron Rosyadi mengatakan, UKK ini merupakan tahapan penjaringan Bacabup PKB yang harus diikuti oleh para pendaftar Bacabup dalam pilkada Gresik 2024. Hasil UKK menjadi salah satu pertimbangan PKB dalam menentukan rekomendasi Bacabup yang akan diusung maupun didukung.

“UKK menjadi salah satu syarat yang wajib diikuti calon kepala daerah untuk bisa diusung maupun didukung oleh PKB, ada tiga peserta yang mengikuti ujian dengan kategori calon Bupati,” ungkap Imron yang juga Ketua Desk Pilkada DPC PKB Gresik Imron Rosyadi, Selasa 11 Juni 2024.

Imron menyampaikan, usai UKK DPP PKB akan menerbitkan surat penetapan tahap I. Di mana para calon yang mendapat surat tersebut berhak melakukan sosialisasi dan komunikasi di internal parpol. Termasuk eksternal parpol dalam rangka menambah dukungan koalisi.

Baca juga: Ikuti UKK Bacabup di DPP PKB, Asluchul Alif Tegaskan Siap Berkoalisi

“Sembari menunggu rekomendasi (untuk mendaftar di KPU) kami juga akan aktif melakukan evaluasi untuk disampaikan ke DPP. Sebagai pertimbangan dalam memberikan surat rekomendasi dukungan,” sambung Imron.

Selain itu, pada kesempatan UKK itu, kandidat juga diwajibkan menandatangani pakta integritas. Yakni mampu bekerja dengan sungguh-sungguh jika terpilih sebagai Bupati Gresik untuk 5 tahun mendatang.

“Salah satunya berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi dan bentuk penyimpangan kekuasaan lainnya,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Gresik Much Abdul Qodir mengungkapkan bahwa peluang tiga kandidat untuk mendapatkan rekomendasi dari PKB sama-sama kuat.

Sebagai bahan pertimbangan partai dalam menentukan rekomendasi, pihaknya akan melibatkan lembaga survei untuk mengukur peta politik di Kota Pudak. Termasuk, menjalin komunikasi dengan parpol lainnya dalam rangka membentuk koalisi.

“Sama-sama kuat. Kami berharap kader yang mendapat rekomendasi PKB bisa memenangkan Pilkada,” tandasnya. (qom)