Terus Menurun,  Tahun 2020 Lamongan Zero Stunting

Reporter : Redaksi - klikjatim

Bupati Lamongan Fadeli saat menjadi inspektur upacara Hari Kesehatan Nasional (HKS) ke-55 tahun 2019 di Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Upaya menekan angka stunting di Lamongan membuahkan hasil. Buktinya terjadi penurunan yang cukup drastis dari 23 persen pada tahun 2017 menjadi 14 persen pada 2018. “ Pada 2019 ini menurun lagi menjadi 9 persen,” kata  Bupati Lamongan Fadeli usai menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKS) ke-55 tahun 2019 di Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Selasa (12/11/2019).

Fadeli mengucapkan terima kasih kepada semua pihak hingga dalam dalam penurunan angka stunting, terutama Dinas Kesehatan, yang terus berupaya melakukan program percepatan pencegahan stunting. “Saya yakin di tahun 2020 Lamongan menuju zero stunting,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadeli yang didampingi Wabup Kartika Hidayati, Sekkab Yuhronur Efendi, Kepala Dinkes dr Taufik Hidayat dan seluruh jajaran Forkopimda setempat memberikan penghargaan kepada 24 insan kesehatan berprestasi.

Sebanyak 24 insan kesehatan berprestasi tersebut diantaranya yakni Kelompok Gema Kamar Canda Desa Canditunggal Kecamatan Kalitengah Juara II Tingkat Provinsi Jawa Timur Kategori Wilayah Pedesaan Kelompok Asman Pelayan Kesehatan Keluarga. Dinas Kesehatan Lamongan meraih juara terbaik III Jambore Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kemudian Lomba Poskestren diraih Ponpes Al Fatimiyah Puskesmas Tlogosadang dan Lomba Puskesmas Terinovasi serta Lomba Kecamatan dan Desa STBM berhasil diraih Puskesmas Kalitengah.

Sedangkan untuk katagori Lomba Tenaga Kesehatan Teladan diraih  Dr Win Fudlatin Thora dan Siska Dwi Novriyanti dari Puskesmas Laren, Drg Hari Budiono dan Abdul Malik dari Puskesmas Paciran, Aily Umamah Puskesmas Lamongan, Izzu Farida Puskesmas Babat, Esti Wulandari dan Abdul Kholiq dari Puskesmas Turi.

Selain itu, acara yang dihadiri lebih dari 1000 undangan tersebut juga dihadirkan berbagai produk olahan makanan dan minuman dari kelompok puskesmas seluruh Lamongan yang terbuat dari Tanaman Obat Keluarga (Toga). (bis/rtn)