Terminal Seloaji Ponorogo Sediakan Layanan Genose

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

enumpang di Terminal Type A Seloaji memanfaatkan fasilitas GeNose (Fauzy Ahmad/KLIKJATIM.Com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Terminal Type A Seloaji Ponorogo menyediakan alat deteksi Covid 19, GeNose. Alat itu tersedia mulai Selasa (13/4/2021).  

BACA JUGA :  Sambang Mbatu, Pelepas Kangen Seniman dan Warga Kota Batu di Masa Pandemi

Kepala Terminal Type A Seloaji, Eko Hadi Prasetyo mengatakan bahwa sepekan lalu mendapat bantuan alat GeNose. Bantuan tersebut dari direktorat jendral Perhubungan darat dan Kementrian Perhubungan,

“Pesan dari pak Dirjen ini harus digunakan untuk memfasilitasi calon penumpang maupun penumpang yang masih khususnya di terminal seloaji,” ujarnya, Selasa siang. 

Pasalnya, kata dia, kebetulan terminal seloaji ini meruoaian terminal pemberangktan awal dan pemberhentian terakhir. Sehingga layak untuk mendapatkan genose. “Se-karesedinan Madiun hanya Terminal Ponorogo,  Madiun dan Ngawi yang mendapatkan, ” katanya. 

Menurutnya, saat ini sehari yang bisa mendapatkan fasilitas GeNose hanya 10 calon penumpang. Sebanyak itu di khususkan untuk penumpang bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) .  “Prioritas untuk yang mau berangkat, kalau nanti yang mau berangkat karena sepi yang datang pun kami usahakan kami coba tes,” terangnya. 

Menurutnya, tes GeNose di Terminal Seloaji tidak wajib. Karena yang dites hanya sample beberapa orang. “Uji dulu penumpang maupun calon penumpang, kalaupun nanti kedepannya nanti memang buanyak terus membludak dan ada kewajiban dari pusau kami harus mewajibkan, ” bebernya. 

Dia mengklaim saat ini pusat masih menggratiskan. Semua sudah ditanggung Kementrian perhubungan, tanpa dibebankan ke penumpang. Misal, mereka yang dites GeNose ada yang menunjukkan positif, pihak Terminal Type A Seloaji sudah menyiapkan  ruang isolasi darurat. Nanti yant bersangkutan akan di isolasi 

“Akan kita hubungi gugus tugas, nanti setelah 15 menit kita tes lagi, kalau masih positif kita hubungi gugus tugas, ” pungkasnya. (bro)