Terjaring Razia, Belasan Anak Punk Digunduli Petugas Kepolisian

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Ke-11 anak punk itu kemudian disuruh berbaris di halaman Mapolres Ponorogo. Anak punk itu didata identitasnya. Tak cukup sampai di situ, polisi juga memberikan pembinaan. 
Mereka diberikan pengarahan, juga digunduli rambutnya. Pun yang berjenis kelamin laki-laki, di telinganya ada perhiasan atau aksesoris pun wajib dilepas. 

“Mereka kami razia di lokasi yang berbeda. Ada yang di  traffic light perempatan mlilir, traffic light perempatan tambak bayan dan traffic light perempatan terminal Seloaji, ” ujar Kasat Samapta Polres Ponorogo, AKP Edy Suyono. 

Dia menyebut, razia ini dilakukan dari laporan masyarakat. Bahwa ada anak punk yang meresahkan. Mereka meminta uang di perempatan bumi reog dengan cara memaksa kalau tidak diberikan. 
“Ya akhirnya kami razia. Karena memang cukup meresahkan, ” tambah mantan Kapolsek Sawoo ini.
Menurutnya saat ini ada 11 anak Punk yang dijaring. Rinciannya 8 orang laki-laki dan 3 perepuan. Semuanya masih di bawah umur,l

Lebih lanjut Edy menjelaskan, 11 anak Punk tersebut akan didata dan diberikan pembinaan pengarahan selanjutnya mereka dibersihkan dan satu per satu digunduli kecuali yang perempuan.

Usai di berikan pengarahan dan dipotong rambutnya Seluruh anak punk yang terjaring diberikan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,  lalu dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing. (rtn)