Terapkan Strategi Omni Marketing, Penjualan Pupuk Non Subsidi PG Meningkat

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Direktur Operasional dan Pemasaran (DOP) Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih saat menyaksikan pengapalan pupuk non subsidi untuk di ekspor ke India.

KLIKJATIM.Com | Gresik – Penjualan pupuk non subsidi terus ditingkatkan oleh PT Petrokimia Gresik. Salahsatunya melalui pendekatan omni marketing yang dinilai terbukti mampu memberikan dampak signifikan di beberapa aspek, seperti peningkatan penjualan.

BACA JUGA :  Main Kembang Api Kena Bensin, Toko dan Seisinya Ludes Terbakar

Direktur Operasional dan Pemasaran (DOP) Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menjelaskan, upaya itu terus dikembangkan oleh jajaranya. Dia mencontohkan, saat ini Petrokimia Gresik menawarkan kemudahan akses transaksi secara daring melalui marketplace buatan mereka, Petromart. Inovasi ini berhasil meningkatkan penjualan ritel daring.

Melalui strategi ini pula realisasi penjualan pupuk nonsubsidi meningkat, khususnya Phonska Plus pada tahun 2020 meningkat signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Sampai akhir tahun 2020, diprediksi penjualan Phonska Plus akan meningkat hingga 50% dibandingkan tahun sebelumnya.

“NPK Phonska Plus kini semakin memperkuat positioning-nya di tengah-tengah petani tanah air,” ujarnya.

Hingga akhir tahun, perusahaan kembali menargetkan menjadi market leader di sektor pupuk nonsubsidi, khususnya NPK dengan produk unggulan Phonska Plus. Berdasarkan survei Kadence, pada tahun 2019, Phonska Plus yang diluncurkan pada tahun 2017 telah menjadi market leader di pasar pupuk buatan NPK nonsubsidi dengan pangsa pasar sebesar 27%.

“Semua upaya ini dilakukan untuk menjaga eksistensi perusahaan, mengamankan posisi sebagai market leader, hingga ekspansi pasar ke pasar ekspor. Salah satu kuncinya jelas, melalui pendekatan omni di semua lini,” tutup Digna. (hen)