Tak Ada Lagi Nyapu Jalan dan Bersihkan Makam, Langgar Prokes Langsung Denda

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

Plh Bupati Sidoarjo Drs. Achmad Zaini MM saat memberangkatkan tim gabungan dari Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo serta Satpol PP Sidoarjo dan Dinas Perhubungan Sidoarjo dilakukan didepan pendopo Delta Wibawa.

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo mulai kini menerapkan aturan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan (Prokes). Mereka yang melanggar kini langsung dihukum denda atau kurangan penjara.

BACA JUGA :  Taruna AAL Terima Pembekalan Brevet Penyelam

Sanksi sosial yang selama ini dikenakan tidak lagi dilakukan. Gantinya sanksi berupa denda maupun kurungan penjara. Operasi yustisi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 juga akan semakin masif dilakukan. Bahkan Polresta Sidoarjo bersama Pemkab Sidoarjo dan Kodim 0816 Sidoarjo membentuk mobil Covid Hunter pemburu pelanggar protokol kesehatan.

Plh Bupati Sidoarjo Drs. Achmad Zaini MM berharap melalui kegiatan operasi yustisi ini tingkat kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 semakin tinggi. Dengan begitu angka penurunan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo semakin meningkat.

“Kami berharap masyarakat patuh dalam bermasker. Masker tidak hanya menjaga diri sendiri namun juga menjaga orang lain dari penularan virus korona,” kata Plh Bupati Sidoarjo Drs. Achmad Zaini MM saat memberangkatkan tim gabungan dari Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo serta Satpol PP Sidoarjo dan Dinas Perhubungan Sidoarjo dilakukan didepan pendopo Delta Wibawa.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan sanksi sosial selama ini tidak memberikan efek jera kepada masyarakat. Masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Untuk itu sanksi denda maupun kurungan penjara diharapkan dapat mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dikatakan, Polresta Sidoarjo bersama Pemkab Sidoarjo dan Kodim 0816 Sidoarjo akan gencar melakukan operasi penindakan. Salah satunya dilakukan oleh tim mobil Covid-19 Hunter pemburu pelanggar protokol kesehatan.

“Tim ini akan bekerja secara terus menerus dari pagi sampai malam secara bergantian. TNI, Polri Satpol PP semua berjalan melaksanakan patroli, ketika ada yang tidak mentaati protokol kesehatan akan dihentikan dan langsung dilakukan penindakan,”ucapnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, tim mobil Covid-19 Hunter akan melakukan penilangan kepada pelanggar protokol kesehatan. Pelanggar akan diberikan surat penilangan dan penahanan KTP. Selanjutnya akan dilakukan sidang di kantor Pengadilan Negeri Sidoarjo. Jadwal sidangnya hari Rabu dan Jumat.

“Dengan tindakan tegas ini harapan kami operasi seperti ini akan menyadarkan masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkas Kombes Sumardji. (hen)