Tak Ada Anggaran Bagi Kampung Tangguh di Surabaya *Keberadaan Kampung Tangguh Signifikan Cegah Virus Corona

Reporter : Arifin - klikjatim.com

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Ahmad Fathoni. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Meski kampung tangguh telah berdiri di Kota Surabaya, namun hingga kini tak ada bantuan dana yang gelontorkan Pemkot Surabaya. Padahal, keberadaan kampung tangguh ini cukup berdampak dalam upaya pencegahan persebaran virus corona.

Anggota Komisi A DPRD Jatim, A Arif Fathoni menyayangkan tidak adanya anggaran kepada kampung tangguh dari Pemkot Surabaya yang dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini. Untuk itu, dia meminta menggelontorkan anggarannya kepada para relawan kampung tangguh di tingkat kelurahan.

BACA JUGA :  Lemot Tangani Kasus Perselingkuhan, Tiga Dinas Dilaporkan ke Dewan

“Ini Program yang bagus, makanya butuh dukungan anggaran,” kata Fathoni, Selasa (30/6/2020).

Politikus Partai Golkar tersebut mengatakan, program kampung tangguh ini tidak bisa berjalan secara maksimal jika tidak disokong dana dari Pemkot Surabaya.

“Komitmen itu dituangkan dalam kebijakan penganggaran dana itu, kalau tidak dibiayai bagaimana mereka melakukan oprasional,” ungkap Fathoni.

BACA JUGA :  Februari 2020, BPS Sebut Angkatan Kerja di Jatim Naik 22,13 Juta

Dikatakan Fathoni, warga Surabaya tidak bisa terus terusan mengandalakna biaya dari swadaya masyarakat atau bantuan pihak lain. Dalam hal ini ini Pemkot Surabaya diminta tegas mengimplementasikan anggaran sebagai bukti keseriusan mencegah virus corona.

“Kalo swadaya saja kasihan rakyatnya. Apresiasi publik harus dilakukan. Orang program itu sudah di SK kan kok, kok enggak dibantu sekalian dananya,” pungkasnya. (mkr)