Tahanan Rutan Kelas IIB Gresik Meninggal di RSUD Ibnu Sina

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Tahanan Rutan meninggal dunia
Penyerahan kepada keluarga

KLIKJATIM.Com | Gresik — Nasib nahas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Banjarsari, Imron Andi (38). Warga asal Desa Mriyunan RT 01 RT 02, Kecamatan Sidayu itu meninggal di RS Ibnu Sina saat mengalami perawatan.

BACA JUGA :  Nasib Pedagang Keliling di Bojonegoro, Ditolak Sekolah Lantaran Dagangan Dicap Tak Higinis

Dari informasi yang dihimpun, pada Selasa, (31/8) pukul  20.30 WIB. WBP berobat ke Poliklinik Rutan Gresik dengan keluhan muntah dan sesak Rabu, (1/9) pukul 12.30 WIB, WBP sesak nafas memberat dan dirujuk ke RSUD Ibnu Sina. Pada pemeriksaan dan observasi di IGD RSUD Ibnu Sina, WBP dipindahkan ke Ruang Edelwise III RS Ibnu Sina. Sayangnya, pada Sabtu, (4/9) malam, WBP dinyatakan meninggal dunia. WBP mendapat perawatan selama 4 hari di Ruang Edelwise III RSUD Ibnu Sina.

Kepala Rutan Banjarsari kelas II B Gresik Aris Sakuriyadi membenarkan atas meninggalnya satu WBP dari Rutan kelas II B Gresik.

“WBP yang meninggal kemarin sempat kami bawa ke RS menggunakan mobil transpa untuk mendapatkan tindakan medis. Akhirnya dirawat di RS Ibnu Sina dan meninggal di RS,” ucapnya, Minggu (5/9/2021).

Menurut Aris, WBP meninggal akibat sakit komplikasi dan jenazah sudah dibawa keluarganya pulang untuk dikebumikan.

“Meninggal dunia kemarin Sabtu (4/9) malam saat jalani perawatan di rumah sakit dan pihak keluarga ikut mendampingi dan menunggu WBP selama dirawat di RS Ibnu Sina,” ujarnya.

Aris mengungkapkan, keluarga besar Rutan Kelas II B Gresik turut belasungkawa atas meninggalnya WBP tersebut.

“Semua berkas administrasi terkait WBP yang meninggal sudah kita serahterimakan ke pihak keluarganya,” pungkasnya. (bro)