Tahanan Kabur Divonis Sesuai Tuntutan Jaksa, Setahun 8 Bulan

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Humas Pengadilan Negeri Gresik M. Fatkhur Rohman (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Sidang putusan terdakwa Yosep Bao Open alias Wilhelmus bin Pehang asal Sikka Flores, NTT sudah dilakukan sidang putusan. Meskipun sampai saat ini terfakwa yang berusia 38 tahun itu masih belum ditemukan usai kabur di Mapolsek Driyorejo.

[irp]

Humas Pengadilan Negeri Gresik Muhammad Fatkhur Rohman mengerahkan, sesuai dengan Pasal 12 ayat 2 UU 48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Sidang putusan terdakwa Wilhelmus sudah dilakukan Vonis yang sama dengan tuntutan sebelumnya.

“Tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB di Pengadilan Negeri Gresik. Jadi proses persidangan sudah selesai, majelis hakim bisa menjatuhkan putusan tanpa dihadiri terdakwa,”ucap Fatkhur kepada wartawan, Selasa (7/12/2021).

Menurut Fatkhur, Majelis Hakim yang diketuai Ida Ayu Sri Adriyanthi. Dengan jaksa penuntut umum (JPU) Indah Rahmawati. Pihak penuntut umum sudah melakukan pemeriksaan kepada terdakwa dan sudah selesai dituntut.

“Terdakwa juga sudah dilakukan pembelaan permohonan keringanan pada sidang sebelumnya. Hari ini sudah diputus. Dengan putusan sama dari pihak tuntutan umum. 1 Tahun 8 bulan. Majelis hakim sependapat dengan pihak pendapat umum,” bebernya.

Terkait status terdakwa yang masih melarikan diri, apakah akan dilakukan eksekusi atau bagaimana? Fatkhur menjelaskan, pihaknya hanya memutus perkara. Sedangkan untuk eksekusi nantinya kewenangan Kejari Gresik yang menangani perkara dan merupakan kasus baru.

“Dan kepada terdakwa melarikan diri ada pemukulan kepada petugas. Tentu akan dilakukan eksekusi dan diproses perkara yang baru oleh kejaksaan. Kami Hanya sebatas apa yang didakwakan terkait pencurian,”jelasnya.

Seperti diketahui, Wilhelmus berhasil kabur saat di Mapolsek Driyorejo. Itu setelah dia berhasil mengelabuhi dan menang duel melawan petugas kejaksaan. Meskipun dikabarkan terluka, pria asal Sikka Flores, NTT itu berhasil melompat pagar belakang mapolsek dan lari.

Tahanan Kabur usai sidang tuntutan. Dia dituntut jaksa hukuman 1 Tahun 8 bulan karena melanggar pasal 480 KUHP. Karena belum melakukan vaksin untuk sidang putusan, terdakwa dibawa ke Mapolsek Driyorejo dan saat itu juga terdakwa kabur. (bro)