Suzuki Ertiga Remuk Disambar KA di Lamongan, Dua Orang Meninggal Dunia

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lamongan—Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Lamongan lagi-lagi makan Korban. 

BACA JUGA :  Viral Begal Payudara Hebohkan Warga Ponorogo

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 10.48 WIB, sebuah mobil MPV Suzuki Ertiga bernopol S 1292 LE itu dikendarai oleh Dwi Wantara (42) warga Sukomulyo, Kecamatan Lamongan bersama Fahrul Rozikin (19) warga Desa Wajik, Kecamatan Lamongan melintas dari arah utara rel Sukodadi.

“Saat mobil sudah separuh berada di tengah rel double track muncul kereta dari arah timur, tampaknya tidak melihat kanan kiri saat menyeberang,” ujar Aliman (32) salah satu saksi mata.

Kereta api yang belakangan diketahui jenis Kereta Rel Diesel (KRD) 395 dengan Nomor Lok 2017701 yang dimasinisi M Fauzi dari arah timur itu kemudian menghantam Ertiga tersebut.

Akibatnya mobil ringsek tak berbentuk setelah terseret kurang lebih 50 ke arah barat dan terlempar ke parit setelah menjebol pagar rel.

Sedangkan dua pengendara mobil juga terlempar dari dalam mobil dan mengalami luka berat patah tulang kaki, punggung dan kepala, hingga dinyatakan meninggal dunia.

“Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan,” ungkap Kasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi.

Estu menuturkan, kecelakaan di Sukodadi itu murni karena kelalaian pengendara saat melintas di double track tanpa palang pintu.

“Kami himabau para pengguna jalan yang hendak melintas konsentrasi dan selalu melihat kanan kiri jalur rel KA,” katanya. (mkr)