Survei Pilkada, Warga Butuh Bupati Walikota Jujur

Reporter : Niam Kurniawan - klikjatim.com

Hasil survei calon kepala daerah dipaparkan tim ahli survei ITS Surabaya bersama JTV Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com I Surabaya – Pemimpin jujur dan amanah adalah suara mayoritas yang diinginkan masyarakat di Jawa Timur dalam menentukan pilihannya menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak, September 2020 mendatang. Ada 15 kriteria calon pemimpin kepala daerah yang disodorkan oleh Tim Survei Pilkada dari ITS, namun kriteria jujur yang dominan.

Tim Riset Pilkada JTV dan ITS membeberkan hasil surveinya terkait latar belakang, calon yang religius atau alim mendapatkan skor 3,33. Sedangkan ketokohannya mendapatkan skor 3,03.

BACA JUGA :  Kesulitan Dapat Pupuk Bersubsidi, Petani di Pasuruan Curhat ke Dewan

“Dalam survei yang kami lakukan kepada warga Surabaya, dari 15 kriteria sosok pemimpin yang ideal, warga Surabaya mendambakan sosok walikota yang jujur. Kriteria ini mendapatkan skor 4,72 yang masuk kategori sangat penting. Artinya orang Surabaya yang diutamakan itu kejujuran itu nomor satu,” kata Agnes Tuti Rumiati di Gedung JTV Surabaya, Jumat (14/2/2020).

Dijelaskan, Tri Rismaharini menjadi protipe walikota yang diinginkan warga Surabaya. Kriteria sosok pemimpin Surabaya dinilai dari akhlak, kompetensi, pengalaman dan jaringan serta latar belakang. Untuk akhlak, koresponden menginginkan calon wali kota dan calon wakil wali kota yang jujur.

“Koresponden yang kami survei tidak melihat latar belakang calon itu siapa. Yang diutamakan adalah Jujur,” ungkapnya.

Warga Surabaya, kata Tuti, berharap calon penerus Wali Kota Risma mampu mengatasi masalah ekonomi, lingkungan, pendidikan, sosial dan kesehatan. Sedangkan untuk pengalamanan dan jaringan, calon wali kota ke depan diharapkan suka blusukan serta berpengalaman dalam pemerintahan.

“Orang Surabaya ingin sosok walikota pengganti Risma suka blusukan, artinya bukan pencitraan. Dengan metode blusukan diharapkan dapat menangkap persoalan yang dihadapi masyarakat dan mau berempati dengan masyarakat,” terangnya.

BACA JUGA :  Motor Suyoto Hilang Saat Ditinggal Salat di Masjid

Tim Riset Pilkada JTV dan ITS Surabaya menggelar survei pada 6-14 Februari 2020. Riset ini menggunakan cluster random sampling melibatkan 450 koresponden berusia 17 tahun ke atas.

Sampel tiap wilayah proporsional terhadap jumlah penduduk. Rentang margin of error sebesar 5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

“JTV berinisiatif menyelenggarakan survei untuk menangkap aspirasi publik terhadap sosok, pokok masalah dan program solusi yang paling didambakan dan dianggap prioritas warga Surabaya,” kata Kepala Pusat Riset Pilkada JTV, Machmud Suhermono.

Dari 19 pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Jawa Timur, JTV akan mensurvei lima daerah. Antara lain Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto dan Kota Pasuruan. (nk/nul)