Suliani Dibunuh Karena Pelaku Kesal Dikatai *Pembunuhan Perempuan di Kebun Tebu Malang

Reporter : Redaksi - klikjatim

Kapolres MalangAKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menunjukkan pelaku, Agus Widodo di Mapolres Malang.

KLIKJATIM.Com | Malang – teka-teki penemuan mayat Suliani (44) warga Desa Pamotan Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang akhirnya terjawab. Peternak puuyuh tersebut ternyata dibunuh oleh Agus Widodo (46), warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Pembunuhan itu dilatarbelakangi jual beli tanah milik Agus Widodo kepada Suliani.

BACA JUGA :  Pasien Covid-19 Surabaya Tinggal 75 Orang, Risma Genjot Swab Hunter

“Pelaku mengaku terpaksa menghabisi korban karena dipaksa menjual tanahnya,” kata Kapolres MalangAKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Dalam keterangannya kepada penyidik pelaku menyebutkan, malam saat kejadian sekitar pukul 19.30, dia dan korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol N-5554-IS. Di tengah perjalanan keduanya bertikai soal jual beli tanah. Pelaku dinilai tidak mau menjual tanah kepada korban.

BACA JUGA :  Sambut Hari Bhayangkara Ke-75, Polres Bojonegoro Gelar Upacara Ziarah Dan Tabur Bunga

“Pertikaian mulut itu memancing emosi pelaku. Kemungkinan Agus berniat jahat, setelah mendengar ucapan kasar korban,” terang kapolres Malang.

Karena emosi, Agus menghentikan laju motornya dan mengambil sepotong kayu, kemudian dipukulkan ke kepala korban hingga tak berdaya. “Pukulan mengenai rahang kiri dan kepala bagian belakang di atas telinga kanan sehingga korban roboh. Setelah itu pelaku menyeret tubuh korban masuk ke dalam kebun tebu berjarak 10 meter dari lokasi pembunuhan,” terangnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo SH SIK menyampaikan setelah ada laporan langsung dilakuan penyelidikan. “Dan dapat kami amankan dengan barang buktinya,” tuturnya.

BACA JUGA :  Semua Jajaran Pemkot Surabaya Bersinergi untuk Menstabilkan Harga saat Ramadhan

Barang bukti yang diamankan polisi adalah kerudung warna ungu milik korban, sandal warna merah milik korban, jaket warna coklat dengan bulu di bagian topi jaket tersebut, sepeda motor Honda Beat warna putih biru Nopol N-5554-IS, rumput bekas darah, celana panjang kain warna abu-abu garis milik pelaku.

“Kami juga menyita kaos warna hitam bertuliskan manchester city milik pelaku, sarung motif kotak warna coklat milik pelaku dan HP Oppo warna putih,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Gresik ini. (jtm/hen)