Sukses Bacok Pemancing Hingga Tewas di Sidoarjo

Reporter : Muhammad Khoirur Rosyid

Polisi melakukan olah TKP sementara jasad Jamin, korban pembacokan masih tergeletak di aspal sebelum dievakuasi.

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Hanya karena tidak mau diantar menjual celurit, Sukses (50) membacok Jamin (61) hingga tewas. Kini Sukses mendapat hadiah dari Polresta Sidoarjo yakni mendekam di tahanan.

BACA JUGA :  PKL dan UKM Gresik Kecipratan Bantuan Rp 50 Ribu Per Hari

Kisah Sukses yang perjalanan hidupnya tidak sukses ini berawal saat dia janjian dengan seseorang untuk menjual celuritnya. Pada Jumat (22/5/2020) siang, Sukses menumpang ojek hendak pergi ke Desa Tambakoso, Kecamatan Waru untuk menjual celurit.

Ternyata ketika melintas di Jl H. Anwar Hamzah, hujan mulai turun hingga memaksa pelaku berteduh di warkop depan gedung Politeknik Pelayaran Surabaya. Saat hujan reda, ternyata ojol yang dia tumpangi sudah pergi. Ini membuat Sukses bingung karena rekannya berkali-kali telepon menanyakan apakah dirinya jadi menjual celurit atau tidak.

BACA JUGA :  Gubernur Akan Revisi RKPD Provinsi Jatim

Karena bingung, Sukses kemudian berjalan ke arah arah pemancing ikan di tepi jalan. Ketemulah dia Jamin, warga Kelurahan Rungkut Tengah, Gunung Anyar, Surabaya. Dia meminta Jamin yang saat itu sedang mancing untuk mengantarkan dirinya ke Tambakoso dengan sepeda motor milik korban, Honda Beat L 2212 IR.

Namun, permintaan Sukses tersebut tak dihiraukan hingga membuat pelaku naik pitam. Sukses mendorong Jamin hingga terjatuh dan gantian memukul pelaku. Melihat dirinya dipukul, Sukses emosi dan membacok korban dengan celurit hingga tewas di tempat kejadian.

Warga yang melihat kejadian itu bergegas menghubungi Polsek Waru. Polisi kemudian meringkus Sukses tak jauh dari lokasi kejadian. Kapolsek Waru Kompol Anwar Sudjito mengatakan kejadian itu dipicu amarah. Pelaku emosi lantaran tidak diantar ke Tambakoso. “Korban langsung dihajar sampai tewas,” jelasnya. (hen)