Soal LKPJ Gubernur Jatim, F-PKB Catat Serapan Anggaran di Jatim Rendah

Reporter : Redaksi - klikjatim

KLIKJATIM.Com | Surabaya–Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jatim tahun 2019 diapresiasi DPRD Jatim. Namun, Fraksi PKB mencatat serapan anggaran di Jatim masih rendah.

Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim, Umi Zahro mengatakan, serapan anggaran di Jatim perlu ditingkatkan lagi. Sehingga sisa lebih penggunaan anggaran tidak tinggi.

BACA JUGA :  Sindikat Penjual Meterai Palsu Dibongkar, Tersangka Menjualnya ke Panitia PTSL

“Untuk selanjutnya kami minta Pemprov Jatim lebih meningkatkan penyerapan anggaran. Jadi nanti SILPA juga tidak tinggi,” katanya, di Surabaya, Kamis (7/5/2020).

Meski begitu, Umi mengapresiasi kinerja Gubernur Jatim. Dibandingkan dengan provinsi lain di Jawa seperti Jawa Tengah, Jawa Barat bahkan DKI Jakarta, kinerja Gubernur Jatim lebih baik.

BACA JUGA :  22 Tahun Tak Terurus, Brandgang di Jalan Basra Akhirnya Kembali ke Pangkuan Pemkot Surabaya

“Baik dari sisi IPM (indeks pembangunan manusia) , kemudian beberapa  yang ada, tentang Indeks Ligkungan Hidup dan seterusnya,” ungkapnya.

Sekedar diketahui ABPD Pemprov Jatim tahun 2019 Rp 37,985 triliun. Dari total itu, diakhir tahun masih sisa anggaran Rp 4,5 triliun yang belum terserap. (mkr)