Sepanjang 2021, PT Antam Produksi 1,69 Ton Emas

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatatkan pertumbuhan positif pada kinerjanya di segmen emas pada sepanjang 2021, seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi logam mulia.

Berdasarkan laporan Antam pada 2021, produksi emas unaudited mencapai 1,69 ton, atau tumbuh 1 persen dibandingkan capaian produksi emas pada periode yang sama 2020 sebesar 1,67 ton. Capaian penjualan unaudited emas pada 2021 tercatat sebesar 29,38 ton atau tumbuh 33 persen jika dibandingkan dengan tingkat penjualan pada 2020 sebesar 22,10 ton.

Selain itu, pada sepanjang 2021, Antam juga mencatatkan penjualan logam mulia tertinggi di pasar domestik (unaudited) sepanjang sejarah perusahaan, sebesar 28,28 ton, naik 44 persen dari capaian penjualan logam mulia di pasar domestik tahun 2020 sebesar 19,70 ton.

Direktur Utama Antam Nicolas D. Kanter mengatakan, seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas, Antam berfokus dalam penguatan basis pelanggan logam mulia di pasar domestik.

“Hal ini menunjukan kepercayaan masyarakat atas produk logam mulia Antam atas komitmen perusahaan dalam mengutamakan keamanan dan kepercayaan pelanggan dengan memastikan setiap transaksi sudah dilakukan sesuai dengan prosedur penyerahan barang dan harga resmi yang ditetapkan Antam,” ujar Nicolas melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (14/1/2022).

Sebagai satu-satunya entitas pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA), Antam juga menjamin produk dan kualitas logam mulia Antam, serta keamanan dan kenyamanan transaksi yang dilakukan secara langsung melalui pembelian sistem daring, jaringan Butik Emas Logam Mulia ANTAM, ataupun kegiatan pameran yang dilakukan.

Dalam penjualan komoditas emas, Antam juga selalu menjual Logam Mulia dengan harga resmi sebagaimana tercantum di situs www.logammulia.com yang selalu diperbaharui secara rutin.

Selain itu, dalam menjalankan bisnis Logam Mulia, Antam melakukan sistem direct selling atau transaksi langsung kepada pelanggan atau kuasa pelanggan dan tidak pernah melalui pihak lain.

“Antam juga senantiasa menghimbau kepada seluruh pelanggan logam mulia Antam dan masyarakat untuk senantiasa berhati-hati terhadap modus penipuan penjualan logam mulia yang mengatasnamakan perusahaan,” pungkasnya. (ris)