Sempat Revisi, PAW Anggota Dewan Partai Gerindra Tinggal Selangkah * Usulan PAW dari PKB Masih Nyantol di Internal

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Ketua DPRD Gresik, M Abdul Qodir. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Komposisi jumlah anggota DPRD Gresik dari Partai Gerindra dan Partai PKB hingga kini masih belum lengkap. Pasalnya, usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) dari kedua partai yang sempat koalisi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) tahun 2020 kemarin belum final.

BACA JUGA :  Posko Relawan Barokah Siap Antarkan Kelana-Dwi Astutik Menuju Pendopo

Usulan PAW anggota dewan dari Partai Gerindra misalnya. Perkembangan terbaru, surat pengajuan PAW dokter Asluchul Alif kepada M Ubaidi dari partai Gerindra memang sudah dikirim dan ditindaklanjuti oleh pimpinan DPRD Gresik.

Hanya saja, dalam perjalanan di meja Gubernur Jawa Timur ada yang kurang. Sehingga terpaksa dikembalikan lagi untuk revisi.

“Sebenarnya dari Bupati sudah dikirim ke Gubernur, tapi ada yang kurang. Jadi sempat dikembalikan lagi ke kita dan sudah direvisi,” ujar Ketua DPRD Gresik, M Abdul Qodir saat dikonfirmasi, Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, setelah revisi langsung ditindaklanjuti lagi ke provinsi. “Sudah dikirim lagi ke sana. Jadi sekarang tinggal menunggu SK (Surat Keputusan) turun dari Gubernur Jawa Timur,” ujarnya.

Lebih lanjut disinggung terkait pengisian kursi pimpinan dewan yang masih kosong untuk jatah Partai Gerindra, setelah ditinggalkan oleh dr. Asluchul Alif karena mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati (Cawabup) kemarin. “Itu nanti menunggu setelah ini, dan (siapa) penggantinya tergantung dari usulan Partai Gerindra,” tuturnya.

Bagaimana dengan usulan PAW anggota DPRD Gresik dari PKB?

Abdul Qodir mengatakan, saat ini partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang tersebut masih mengkaji secara internal. “Sekarang masih ditelaah DPP,” imbuh ketua dewan yang juga kader PKB tersebut.

Perlu diketahui kembali, dalam Pilkada Gresik tahun 2020 kemarin telah diikuti dua anggota dewan yang maju sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Mereka adalah Fandi Akhmad Yani dari fraksi PKB mencalonkan sebagai Bupati, dan dr. Asluchul Alif (F-Gerindra) selaku Calon Wakil Bupati. Sehingga berdasarkan ketentuan, keduanya pun wajib mengundurkan diri sebagai anggota legislatif. (hen)