Semburan di Jalan Raya Roomo Gresik Akibat Pengerjaan Proyek PDAM

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Semburan cairan yang mengakibatkan tanah aspal mengembang di Jalan Raya Roomo Manyar Gresik. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik memastikan semburan cairan di Jalan Raya Roomo, Kecamatan Manyar bukan jenis limbah kategori bahan berbahaya dan beracun (B3).

BACA JUGA :  Di Tulungagung, Sekolah Sudah Tutup Tapi Buka Lowongan Guru CPNS dan CP3K

Kepala Bidang (Kabid) Pencemaran dan Pengendalian Limbah DLH Kabupaten Gresik Bahtiar Gunawan mengatakan, air semburan itu bersumber dari pengeboran proyek pipa PDAM, dan bukan limbah cair. 

“Itu bukan limbah, tapi cairan jenis gel yang tidak membahayakan lingkungan,” ungkapnya, Jumat (19/3/2021). 

Semburan air itu, menurut Bahtiar, bersumber dari pipa air saluran proyek PDAM di sekitar tempat kejadian yang berjarak 10 Meter. 

“Tadi anggota sudah cek, dan itu cairan bersumber dari proyek PDAM,” ujarnya. 

Sebelumnya, warga RT 4 RW 2 Desa Roomo Meduran Kecamatan Manyar, Gresik dibuat kebingungan oleh cairan pekat yang keluar dari asal di Jalan Raya Roomo No 248. Warga menduga cairan itu adalah polutan limbah yang berasal dari kawasan industri sekitar. 

Genangan cairan itu mengaliri jalan raya meluber dialihkan ke lubang selokan sejak Jumat (19/3/2021) pagi. Cairan bercampur minyak itu berwarna coklat, keluar sisa busa kecil putih dari semburan yang belum diketahui milik siapa sumberan pipa diduga limbah B3 itu. (mkr)