Selamat, Kabupaten Gresik Kembali Raih Predikat WTP

Reporter : Koinul Mistono - klikjatim.com

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto (kanan) saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan dari Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Joko Agus Setyono. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Gresik berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Prestasi itu disampaikan saat BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 kepada 20 pemerintah daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Joko Agus Setyono, menyerahkan LHP atas LKPD TA 2019 kepada masing-masing pimpinan DPRD, Bupati Gresik, Bupati Bojonegoro serta 18 kepala daerah lainnya. Acara penyerahan LHP yang berlangsung di Ruang Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, sedangkan untuk sembilan pemerintah daerah lainnya menerima LHP melalui virtual conference.

BACA JUGA :  Kodiklatal Gelar Rapid Tes, Cegah Penularan Covid 19

Berdasarkan LHP, 18 pemerintah daerah berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pemeriksaan atas LKPD bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan oleh pemerintah daerah. Opini WTP yang diberikan BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai “kewajaran” penyajian laporan keuangan. “Predikat ini bukan merupakan jaminan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh pemerintah sudah terbebas dari adanya fraud atau tindakan kecurangan lainnya,” imbuh Joko Agus.

Dalam pemeriksaan atas LKPD TA 2019 pada 20 pemerintah daerah, BPK masih menemukan adanya kelemahan pengendalian dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, Permasalahan tersebut antara lain: terdapat Pengelolaan Aset Tetap Belum Memadai; dan kekurangan volume atas pekerjaan Belanja Modal. BPK berharap LKPD yang telah diperiksa oleh BPK (LKPD audited), dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, terutama terkait dengan penganggaran. Kepada pemda penerima WTP, dia meminta tetap serius menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPK dalam LHP.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, opini WTP dari BPK tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemkab Gresik dan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran.

BACA JUGA :  Pemkab Gresik Dilecehkan Operator BTS Bodong

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Prestasi ini kami dapatkan seiring dengan Standart Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP, Red) yang sudah berpredikat A,” kata Bupati Sambari.

Kepala DPPKAD Kabupaten Gresik Siswadi Aprilianto menyambut gembira keberhasilan mendapatkan WTP ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya Bupati Gresik dan seluruh jajarannya dan didukung Forkopimda serta masyarakat dalam mewujudkan kinerja keuangan yang positif. Atas apresiasi baik BPK tersebut, Siswadi mengaku sangat bangga. ”Akhirnya Gresik bisa mendapatkan WTP. Apalagi predikat ini merupakan yang kelima kalinya berturut-turut sejak 2015 silam.  Kami sangat senang, kerja keras yang sudah dilakukan akhirnya membuahkan hasil,” ungkapnya.  (*)