Selamat, 477 CPNS Terima SK dari Bupati Lamongan

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Bupati Lamongan Fadeli saat memberikan SK Pengangkatan CPNS.

KLIKJATIM.Com | Lamongan—Sebanyak 477 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menerima SK pengangkatan dari Bupati Lamongan Fadeli. SK pengangkatan itu diberikan secara virtual di tiga tempat terpisah.

BACA JUGA :  Lima Rekomendasi Partai Dipegang Tangan Setiajit-RM Armaya, Agus Maimun Gagal Kondisikan PAN

Tiga tempat yang dijadikan lokasi penyerahan SK CPNS adalah Ruang Pertemuan Gajah Mada, Ruang Airlangga dan Command Center Pemkab Lamongan.

“Akhirnya kita mengambil pilihan ini karena pandemi Covid-19 dan Kabupaten Lamongan masuk dalam wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Jadi penyerahan SK CPNS ini dilakukan di 3 tempat, agar tidak menimbulkan kerumunan,” tutur Bupati Lamongan, Fadeli, saat penyerahan SK CPNS, di Ruang Pertemuan Gajah Mada, Senin (25/1/2021).

Total sebanyak 477 CPNS yang hari ini menerima SK, dengan rincian 301 orang untuk formasi tenaga pendidikan, 95 orang tenaga kesehatan, dan 81 orang tenaga teknis.

“Penyerahan SK ini tidak boleh ditunda-tunda, karena hal ini sudah ditunggu oleh para CPNS. Jadi meskipun di masa pandemi seperti ini harus tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” lanjut Fadeli.

Fadeli menginginkan, dengan adanya tambahan CPNS baru tersebut dapat memberikan dampak positif, karena Pemkab Lamongan membutuhkan SDM yang handal.

“Saya yakin kalian semua yang terpilih adalah yang memiliki SDM yang handal yang dibutuhkan oleh Pemkab Lamongan. Kabupaten Lamongan telah memiliki landasan yang kuat yakni SAKIP dengan predikat A dan WTP yang sudah tiga kali berturut-turut didapat. Insyaallah dengan kehadiran kalian dengan etos kerja yang baik, Pemkab Lamongan akan semakin berinovasi dan lebih maju lagi,” ucap Fadeli.

Setelah selesai menyerahkan SK CPNS, Fadeli berpesan agar para CPNS Pemkab Lamongan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Setelah mendapatkan SK lebih baik langsung pulang, jangan berkerumun,” pesannya. (mkr)