Sebelum Terkonfirmasi Satu Positif, 19 Warga Bawean Sempat Reaktif

Reporter : Abdul Aziz - klikjatim.com

Antrean warga Bawean saat masuk loket pelabuhan sebelum menyeberang jelang Ramadan beberapa waktu lalu. (dok/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik —Ditemukannya kasus positif virus corona atau Covid-19 pertama di Pulau Bawean yang merupakan pulau terluar Kabupaten Gresik, telah menggegerkan warga setempat. Satu warga positif Covid-19 tersebut berasal dari Desa Sidogedungbatu, Kecamatab Sangkapura, Pulau Bawean.

Kepala UPT Puskesmas Tambak, Syaiful Umami mengungkapkan, satu pasien positif Covid-19 asal Bawean ini sebelum menyeberang telah menjalani rapid tes terlebih dulu. Saat itu bersama-sama dengan warga (Bawean) lainnya yang berjumlah 19 orang dan hasilnya reaktif, termasuk satu pasien positif berjenis kelamin perempuan tersebut.

BACA JUGA :  Jelang Lebaran, Gresik Sumpek Istiqomah Bagi-bagi Baju Baru ke Masyarakat

Tiga hari kemudian mereka melakukan rapid tes lagi. Giliran (rapid tes) yang kedua ini hasilnya non reaktif. Sehingga pada tanggal 23 Mei 2020 menyeberang ke Bawean menggunakan kapal Bahari Express.

“Namun pasien positif tersebut sempat diambil sampel untuk tes swab, jadi ada dua orang yang jalani swab (termasuk pasien positif, red). Nah, saat sudah di Bawean baru keluar hasilnya ternyata positif,” tutur Syaiful kepada klikjatim.com, Rabu (3/6/2020).

Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu petugas puskesmas Alun-alun yang enggan disebutkan namanya. Menurut dia, prosedur tetap (protap) bagi warga sebelum menyeberang ke Bawean wajib menjalani rapid tes di Puskesmas Alun-alun dulu.

BACA JUGA :  Oknum Kades di Pasuruan Dilaporkan Polisi Dua Kali

Dan, hasilnya memang ada belasan orang Bawean yang sempat reaktif termasuk satu pasien terkonfirmasi positif tersebut. “Namun kurang tahu apakah semua orang tersebut jadi nyeberang ke Bawean atau tidak,” lanjutnya.

Sementara itu, Camat Sangkapura, Hamim saat dikonfirmasi menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan kebenaran informasi terkait 19 orang yang sempat reaktif tersebut berada di Bawean atau tidak. “Kalau kebenaran yang 19 reaktif berdasarkan rapid tes pertama, semua itu di Bawean atau tidak belum bisa ditentukan. Tapi yang satu positif berdasarkan swab memang benar,” ungkapnya. (nul)