Screening Kurang Fit, Wabup Dandim dan Kapolres Gresik Gagal Ikuti Vaksinasi Perdana

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir saat menjalani suntikan vaksinasi Covid disaksikan Wagub Emil Dardak bersama Wabup Moch Qosim serta Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto

KLIKJATIM.Com | Gresik – Sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Gresik gagal mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di RSUD Ibnu Sina Gresik, Jumat (15/1/2021) pagi. Mereka antara lain Wakil  Bupati Gresik Moch Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitriyanto, serta Dandim 0817 Letkol Taufiq Ismail. Ketiganya gagal divaksin karena kesehatannya kurang fit.

BACA JUGA :  Dipanggil Polisi, Bos Lokasi Pembuangan Limbah Gresik Mangkir Lagi
 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, drg Saifudin Gozali menjelaskan, memang benar wabup kapolres serta dandim  tidak bisa mengikuti vaksin perdana kali ini.  Dalam pemeriksaan kesehatan sebelum vaksin atau screening, Kapolres AKBP Arief serta  Dandim 0817 Letkol Taufiq hasil screening-nya kurang fit.  “Jadi tidak ambil resiko, Kapolres, Dandim, kurang fit, sedangkan Wakil Bupati tidak memenuhi kriteria,” ujar Ghozali. 

Dikatakan, mereka yang lolos mengikuti vaksin perdana kali masing-masing Ketua DPRD Kabupaten Gresik Much Abdul Qodir, dirinya, perwakilan IDI serta influencer anak muda Gresik.   “Pertama Ketua DPRD, Kadinkes, Wakapolres, Kasdim Nakes, dan Tokoh Masyarakat, dan ada beberapa perwakilan dari organisasi kesehatan seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI),” ungkap Kadinkes Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali usai menjalani vaksinasi. 

Ia menjelaskan, setelah proses divaksin, akan mendapatkan kartu, dan tercatat di sistem. “Jadi alur imunisasi atau vaksinasi akan ada sms registrasi, dapat e tiket, kalau lulus screaning dan proses Vaksinasi,” jelas Ghozali. 
Selanjutnya, Vaksinasi dilakukan dua kali setelah setelah 14 hari. Dan ada 3000 vial vaksin yang kita targetkan TNI-Polri untuk bulan Januari sampai April 2021.  “Senin besok (18/1) ada Vaksinasi lagi di Puskesmas Alun-alun Gresik, termasuk Kapolres dan Dandim, serta influecer atau anak muda Gresik,” tutup Ghozali. 
Sementara itu Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengaku aman dan tidak khawatir saat dilakukan vaksinasi di Lantai 2 Poli VIP RSUD Ibnu Sina Gresik.   “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir, aman dan halal,” katanya usai menjalani vaksinasi. 
Ia menceritakan, dirinya sempat mengaku tegang dan khawatir tapi tetap dengan keyakinan vaksin itu aman.  “Rasanya tadi sempat khawatir, tegang, tapi meyakini vaksin itu aman menjadi enak, dan biasa saja seperti umumnya dilakukan imunitas di Rumah Sakit,” terangnya. (bro)