Satu Dusun di Kecamatan Cerme Gresik Lockdown Total

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Jajaran Muspincam saat melakukan lockdown di Dusun Sawahan Kedangkulud Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. (Faiz /klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik—Hasil dari tracking di Dusun Sawahan, Desa Kedangkulud, Kecamatan Cerme, Gresik terus digalakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Dengan melakukan swab antigen kepada satu RT warga setempat. 

BACA JUGA :  Sinergi BUMN, SIG dan Pelindo I Bangun Kerjasama Pemanfaatan Produk dan Fasilitas Kepelabuhanan

Sejak tadi malam, Rabu (16/6/2021) sudah diberlakukan PPKM Mikro di dusun setempat. Kapolsek Cerme AKP Moh Nur Amin mengatakan, penutupan akses keluar masuk warga itu sebagaimana PPKM Mikro di dusun setempat. 

“PPKM Mikro yang ke 10 yang dimulai sejak 13 Juni sampai 24 Juni, dan dilakukan oleh RT 1 RW 8 Dusun Sawahan Desa Gedangkulud dengan hasil tracking dilakukan swab antigen,” katanya, Kamis (17/6/2021). 

Dengan demikian, akses orang keluar masuk dusun terkoordinasi oleh pihak RT setempat sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 13 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19. Amin berharap pihak RT dan stekhorder masyarakat terus sosialisasi 5 M,

“Serta menghimbau kepada masyarakat untuk dilakukan swab sebagai tindak lanjut penanganan penyebaran covid-19 di dusun setempat,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Cerme, dr Sukadi mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah mengintruksikan lockdown atau tutup total akses di RT 1 bahkan jika nanti hasil trackingnya bertambah, harus dilakukan tutup total.

“Sejak tadi malam sudah tutup total, tapi hari ini belum bisa tutup total, kalau tidak tutup total, kamu terus kecolongan. Kami akan koordinasi lagi,” katanya, Kamis (17/6/2021).

Dan setelah dilakukan tutup total aktivitas warga dan kebutuhan warga akan disuplai oleh desa. 

“Sekitar 10 hari tutup total, dan tidak ada keluar masuk warga,” ucapnya. 

Menurut Sukadi, kemarin Rabu (16/6/2021) ada tambahan pasien positif Covid-19 di RT 2 Dusun Sawahan Kedangkulud. Yang sebelumnya ada 12 pasien positif Covid-19 hasil swab antigen.

“Kemarin kita dor to dor ke rumah warga, dari lima rumah semuanya positif Covid-19 sebanyak lima orang,” ujarnya.

Selanjutnya, beberapa warga yang positif akan diperiksa tes PCR di RS Wates Husada. Nantinya setelah hasil tes tersebut akan dilakukan isolasi lebih lanjut.

“Insyallah hari ini akan ada hasilnya, kita tunggu saja,” tandasnya.

Sedangkan untuk kluster warga yang terpapar, pihaknya belum bisa memastikan dari kluster mana.

“Hasil penelusuran di desa setempat, ada kelonggaran saat melakukan hajatan atau kerumunan,” pungkasnya. (mkr)