Sapi Warga Camplong Kluyuran Selama 2 Hari di Tengah Hutan

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Sapi milik Sagimin yang ditemukan di tengah hutan di Desa Napo Daya Kecamatan Omben Sampang.

KLIKJATIM. COM | Sampang – Warga Desa Napo Daya, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang dikejutkan dengan penemuan seekor sapi di tengah hutan, Senin (24/8/2020). Saat ditelusuri ternyata sapi tersebut milik Sagimin (31) warga Dusun Cemkerep, Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  PAD Turun, DPRD Jatim Minta Gubernur Cari Strategi Stabilkan Perekonomian Daerah

Sebelumnya Sagimin melapor ke perangkat desa setempat jika sapi berbobot sekitar 550 Kg tersebut hilang dari kandangnya, Jumat (21/8/2020). Dia terkejut ketika dilapori jika sapinya berjalan sejauh 15 Km ke tengah hutan di Desa Napo Daya. Diduga sapi tersebut dikeler kawanan pencuri namun kesulitan saat hendak dibawa ke kota kecamatan di Sampang hingga dibiarkan begitu saja di tengah hutan.

“Saya menduga sapi ini ditinggal oleh kawanan pencuri di tengah hutan hingga ditemukan oleh warga Dusun Napo Daya, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang,” kata Sagimin, pemilik sapi.

Dia menyebutkan, sapi miliknya raib dari kandang sekitar 02.00 WIB dini hari saat hendak memberi makan sapi. Ternyata sudah tidak ada di kandang. Sapi tersebut telah hilang Jumat lalu dan ditemukan 2 hari kemudian atau Minggu 23 Agustus 2020.

BACA JUGA :  Buron Korupsi Rp 1,1 Miliar, Mantan Sekdindik Ngawi Ditangkap

Kepala Desa Banjar Talela H. Holid bersyukur ditemukannya sapi ternak milik warganya yang hilang. Tetapi, dugaan pencurian heman itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian. “Dengan kejadian dugaan pencurian ini, saya mengimbau kepada warga yang memiliki ternah lebih meningkatkan pengawasan. Agar kejadian serupa tidak terjadi,”ujar H Holid.

Terpisah , Kapolsek Camplong, Iptu Tomo saat dikonfirmasi mengaku belum bisa memberikan keterangan secara rinci karena kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Sementara ini masih dalam penyelidikan dan telah kita limpahkan ke Polres,” ujar kapolsek. (hen)