Sapi di Surabaya Mengamuk Sebelum Disembelih, Dua Orang Ditendang Atap Rumah Ambruk

Reporter : Arifin - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya–Seekor sapi kurban di Rungkut Tengah, Surabaya mengamuk saat akan disembelih, Jumat (31/7/2020. Akibatnya atap rumah milik warga ambruk setelah tiangnya diseruduk.

Selain menyeruduk tiang rumah, dua orang panitia kurban juga ditendang sapi yang mengamuk. Namun, akhirnya sapi tetap bisa disembelih meski tertunda setelah berhasil dikuasai.

BACA JUGA :  Cegah Covid-19, Polsek dan Prasbhara Arjasa di Jember Bagi Masker Gratis

“Iya sapinya ngamuk mau disembelih, dipegangi nggak kuat. Mungkin sapinya stres lihat banyak orang,” kata salah satu warga Syamsul Amaludin.

Dua orang yang memegangi bagian belakang sapi itu pun terkena tendangan hingga jatuh. Tak henti begitu saja, sapi yang marah itu terus mengarahkan tubuhnya ke belakang dan membuat atap rumah ambruk menimpa warga.

“Akhirnya ada yang kena dan jatuh. Ada yang luka-luka, mungkin satu orang tapi cuman sedikit, nggak parah,” ujar Syamsul.

Beruntungnya, meski pun mengamuk seakan tak ingin dikurbankan, si sapi akhirnya bisa ditenangkan. Hewan kurban ini tak sampai lepas dan kabur.

“Sapi itu ngamuk, tapi nggak lari. Mungkin lihat orang banyak sekali jadi stres,” lanjut Syamsul.

BACA JUGA :  Perempuan Ini Ditemukan Tewas di Kos Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh Suami Siri

Tak sampai satu jam, barulah sapi bisa disembelih dengan aman. Untuk proses penyembelihannya pun juga lancar dan tidak lama.

“Biasanya nggak lama, mungkin 20 menitan bisa di potong. Yang ribet itu ngatur orangnya terlalu banyak, ada yang bicara gini, ada bicara gitu, makanya lama,” pungkas Syamsul seperti ditulis detikcom. (hen)