Sambil Mabuk, Pasangan Bukan Suami-istri Asal Surabaya Ini Kerjasama Curi Motor di Gresik

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Dua sejoli dengan motor curian dan motor yang dipakai mencuri diamankan di Mapolsek Manyar Gresik (Dok/Polsek Manyar/Polres Gresik)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kelakuan pasangan bukan suami-istri berinisial R (36) dan LS (30) asal Surabaya ini bikin geram warga Gresik.

Bagaimana tidak, sambil mabuk keduanya bergotong royong mencuri motor milik Erwan, warga Cerme Kidul yang sedang ngaji di Mushola Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Baca juga: Maling Motor di Gresik Ini Ketahuan Setelah Posting Motor Hasil Curian di Medsos

Dua sejoli ini mulanya mengendarai motor Yamaha RX King di sekitar Desa Roomo, Rabu (28/09/2022) kemarin. Saat melintas di TKP, mereka berdua melihat motor Beat Nopol L 4029 WJ, milik Erwan dalam kondisi tidak terkunci setir di depan Mushola.

Dibawah pengaruh alkohol, keduanya berinisiatif membawa kabur motor tersebut. Pelaku LS (Perempuan) menuntun motor curian tersebut, sementara R (Pria) mendorongnya dari belakang.

Namun aksi keduanya gagal lantaran di tengah jalan bertemu polisi tim Reskrim Polsek Manyar yang sedang patroli.

Lalu mereka dihentikan dan diminta menunjukkan surat-surat kendaraan. Namun keduanya gelagapan dan tak mampu menunjukkan surat kelengkapan tersebut.

Petugas yang mencium bau alkohol menyengat dari keduanya makin curiga. Lalu keduanya pun digiring ke Mapolsek Manyar.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, kedua pelaku mencuri motor di Desa Roomo usai pesta Miras di Surabaya.

Beruntung belum sampai keluar dari Gresik, tim Reskrim Polsek Manyar berhasil membekuk kedua pelaku dengan unit motor hasil curian.

“Usai dicek, Polisi menemukan bahwa pemiliknya bernama Erwan warga Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, yang saat itu sedang ngaji di Desa Roomo,” terang Windu, Kamis (29/9/2022).

Dijabarkan Kapolsek Manyar, modus pencuriannya kedua palaku adalah mencari motor yang tidak dikunci setir. Sehingga, dengan mudah mendorongnya dan membawa kabur.

Kedua pelaku memiliki peran masing-masing. Pelaku wanita bertugas sebagai eksekutornya. Kemudian laki-laki membantu mendorong dari belakang.

“Rencananya, motor hasil curian akan dibawa ke Surabaya. Namun, belum diketahui apakah akan dijual atau digunakan sendiri. Pelaku merupakan spesialis maling motor,” tegasnya.

Baca juga: Tiga Motor di Gresik Kota Hilang Dalam Satu Lokasi, Pelaku Tampak Tenang dan Sudah Menggambar Target

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijebloskan ke bui, diancam dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP dengan hukuman paling lama 7 tahun. (yud)

     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *