Sambari – Qosim Pamitan, Gus Yani Minta Dukungan Bangun Gresik Kedepannya

Reporter : Redaksi - klikjatim

KLIKJATIM.ComGresik — Sejak hari ini Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari Halim Radianto- Mohammad Qosim habis masa baktinya, oleh karena itu roda kepemimpinan akan dilaksanakan oleh pelaksana harian (PLH) Bupati Gresik Abimanyu Pontjo Iswinarno.

Dalam acara serah terima jabatan dan pelepasan pada Rabu (17/02/2021) malam, Bupati Sambari tidak dapat menghadiri lantaran masih dalam tahap pemulihan setelah dinyatakan positif Covid-19.

Wabup Mohamad Qosim selaku pelaksana tugas (PLT) selama Bupati Sambari dirawat menyampaikan rasa terimakasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada pasangan Sambari-Qosim selama 10 tahun terakhir untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Dalam 10 tahun kepemimpinan Sambari Qosim, 181 perda dihasilkan, 859 perbup diterbitkan. PAD yang semula hanya 100 milyar meningkat hingga 1 triliun sebelum pandemi kemarin. Semua itu adalah upaya realisasi program yang dicanangkan oleh Pak Sambari dan Saya,” ungkap Qosim.

Namun demikian, Qosim mengakui bila selama kepemimpinan Sambari dan dirinya pasti terdapat kekurangan, oleh karena itu dirinya meminta maaf kepada masyarakat kabupaten.

“Manusia tempatnya salah dan lupa, kami memohon maaf bila selama kepemimpinan SQ ada kekurangan dan program yang tidak terealisasi,” sampainya.

BACA JUGA :  Bank BRI Pecat Pegawainya di Probolinggo Yang Jadi Tersangka Korupsi KUR

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Bupati terpilih Fandi Ahmad Yani ( Gus Yani) dan Wakil Bupati terpilih Aminatun Habibah, turut memberikan sambutan, Yani mengapresiasi kinerja kepemimpinan Sambari-Qosim selama 10 tahun terakhir.

“Kalau bisa kata “pelepasan” ini diganti saja, karena kami mohon dan mengajak pak Qosim dan Pak Sambari untuk membangun Gresik baru kedepan,” ucap Gus Yani.

Plh Bupati Gresik Abimanyu Pontjo Iswinarno usai dilantik menjadi Plh akan memimpin roda pemerintahan selama 10 hari. Pejabat yang banyak merangkap jabatan itu, menahkodai Pemerintah Daerah Gresik sementara sampai bupati dan wakil bupati terpilih dilantik sampai 26 Februari 2021.

Sebagai Plh, Abimanyu tidak diperkenankan mengambil kebijakan strategis seperti perubahan dibidang hukum, SDM maupun anggaran.

“Selama tujuh bulan saya menjadi Pj Sekda Pemkab Gresik. Ada sesuatu yang saya rasakan seperti sudah bertugas puluhan tahun. Hal ini tidak terlepas dari kekompakan forkopimda dan unsur lainnya,” kesannya. (*)