Salam dan Ifan Menolak Eksploitasi Tambang Emas di Jember. Kenapa?

Reporter : Abdus Syukur - klikjatim.com

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember Abdussalam dan Ifan Ariadna

KLIKJATIM.Com | Jember – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jember Abdussalam dan Ifan Ariadna tegas menolak usaha pertambangan emas. Ini sebagai komitmen politiknya bahwa mereka tidak mengizinkan korporasi mengeksploitasi habis-habisan kekayaan alam, karena itu berdampak besar terhadap lingkungan.

BACA JUGA :  Klaster Keluarga Dominasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Jatim, Tim Satgas Khawatir Ada Pandemic Fatigue

Penolakan tersebut beralasan karena kehadiran tambang tidak memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan perlindungan terhadap alam. Karena perut bumi yang digali tidak akan bisa kembali seperti semula, sehebat apapun upaya rehabilitasi yang dilakukan untuk memulihkannya.

“Apabila kami diberikan amanah untuk memimpin Jember, kita perlu bersama-sama menolak apapun yang akan merusak atau mengeksploitasi alam, kita tau ada tambang emas di sini. Kami harus mementingkan kepentingan orang banyak, tidak boleh mengeksploitasi alam,” kata Abdussalam, Kamis (25/9/2020).

Sebagai perusak lingkungan, pertambangan dapat mengubah secara total, baik iklim maupun tanah akibat seluruh lapisan tanah di atas deposit bahan tambang disingkirkan. Selain penambangan juga bisa mengakibatkan perubahan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kawasan penambangan. Tambang emas hanya mengeruk ceruk uang fantastis yang nantinya tidak memperhatikan dampak lingkungan.

“Kita tahu potensi di Jember ini sangat banyak, terutama kalau kita tidak menambang, kita berdayakan bagaimana memberdayakan di atasnya seperti pengembangan potensi perkebunan, pariwisata dan lainnya,” tandasnya. (bro)