Sabu Dimasukkan Perut Ikan Diselundupkan ke Rutan Medaeng

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo–Upaya penyelundupan sabu ke dalam Rumah Tahanan Medaeng kembali terjadi. Namun kasus kali ini terbilang unik. Pelaku memasukkan paket sabu ke dalam perut pepes ikan mujair.

BACA JUGA :  Gagal Suap Polisi di Sidoarjo, Sopir Truk Malah Dipenjara Gegara Hina Polisi di Facebook

Kepala Pengamanan Rutan Medaeng Deri Prihandoko mengatakan, upaya penyelundupan sabu oleh Hendra Afkar (26), warga Gubeng Klingsingan Surabaya tersebut terjadi pada Hari Jumat, (19/2/2021) pagi. “Tadi sekitar pukul sembilan pagi, pelaku menitipkan makanan termasuk pepes ikan mujair dan obat-obatan untuk tahanan kami bernama HBR yang diaukinya sebagai keponakan,” terangnya.

Hendra datang ke Rutan Medaeng memanfaatkan layanan penitipan barang drive thru. Oleh petugas, Hendra diminta untuk menunggu sampai barang selesai diperiksa petugas. Hendra mengaku keponakan HBR, seorang tahanan kasus  narkotika.

Sesuai aturan, petugas yang melayani penitipan barang memindahkan barang yang dititipkan ke kantong plastik transparan. Petugas lalu memeriksa makanan yang dititipkan Hendra berupa tujuh ekor pepes mujair. Saat pemeriksaan makanan tersebut, Hendra terlihat gugup.

“Pelaku terlihat gugup. Hal itu membuat kami curiga dan memeriksa lebih teliti lagi. Dan benar saja, saat kami membuka pepes ikan tersebut, didalamnya terdapat kristal putih yang dibungkus kertas yang dilinting seperti rokok dan plastik klip ,” ucap Deri.

Sementara itu, Karutan Medaeng Wahyu Hendrajati mengatakan, petugas lau memeriksa enam buah pepes yang lain. Dan ternyata isinya seperti temuan yag pertama kai dibuka.

“Saat ini barang bukti sabu tersebut belum ditimbang. Tapi jumlahnya ada tujuh paket. Enam dibungkus kertas, dan satu paket lainnya dibungkus plastik klip,” tutur Wahyu.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti  diserahkan ke Polsek Waru. (mkr)