Risma Mengeluh Warga Surabaya Tak Bisa Masuk RS Soetomo, Ini Faktanya

Reporter : Arifin - klikjatim.com

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuadi. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Ungkapan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang menyatakan warga Surabaya sulit untuk masuk mendapatkan perawatan di RS dr Soetomo dibantah oleh pihak rumah sakit milik Pemprov Jatim.

Direktur RS dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, tidak ada kesulitan bagi warga Surabaya mendapatkan pelayanan dan perawatan medis di RS dr Soetomo. Bahkan, selama ini warga Surabaya yang mendominasi dirawat di RS dr Soetomo.

BACA JUGA :  DPW PKB Jatim Berbagi 50.000 Paket Sembako

“Sebanyak 79 persen pasien covid-19 kita dari Surabaya. Di Rumah Sakit Lapangan juga sebagian warga Surabaya,” kata Joni yang juga Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim.

Berdasarkan catatan, pasien covid-19 yang peranh dirawat di RS dr Soetomo sebanyak 1.097 orang. Nah, dari jumlah itu 865 di antaranya warga Surabaya, sementara sisanya sebanyak 232 pasien lainnya berasal dari luar Surabaya.

Data itu jelas berbeda dengan apa yang disampaikan Risma yang menyatakan warga Surabaya sulit mendapatkan perawatan di RS dr Soetomo. Belum diketahui, apakah ucapan Risma itu berdasarkan data tim Satgas Covid-19 Surabaya atau hanya perkiraan Risma sendiri yang akhir-akhir ini sering berpenampilan heroik saat di depan kamera.

BACA JUGA :  21 Tahun Menyendiri di Hutan, Keluarga Sarimin Dikirimi Sembako Wartawan

“Kami tidak bisa masuk RS dr Soetomo Pak,kami bisa kalau rumah sakit yang lain. Kalau Bapak nyalahkan kami, kami enggak terima, kami tidak bisa masuk di sana,” kata Risma saat audiensi bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim dan IDI Surabaya, di Balai Kota Surabaya, Senin (29/6/2020). (mkr)