Ratusan Santri di Pesantren Banyuwangi Dites Swab, Begini Hasilnya

Reporter : Catur Rini - klikjatim.com

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – Tes Swab massal terhadap 344 santri di Pondok Pesantren Darusalam Blokagung dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi. Hal ini guna mendukung tracing terhadap para santri di lingkungan pondok.

“Tim yang turun adalah tim gabungan mulai pemeriksa kesehatan, tim tracing, tim trauma healing, tim disinfeksi, dan tim swab. Hari ini, tim swab mengambil 344 sasaran di lokasi pondok,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, Widji Lestariono, di Banyuwangi, Selasa (25/8/2020).

BACA JUGA :  Persela Tetap Bayar Gaji Pemain Meski Hanya 25 Persen

Widji menjelaskan, pesantren telah diajak kerjasama untuk menangani santri yang diduga menderita Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri bagi mereka yang dianggap terpapar.

“Pihak pesantren memilih untuk memfasilitas isolasi mandiri. Karena kebanyakan tanpa gejala alias OTG, maka isolasi mandiri diperkenankan,” jelasnya

BACA JUGA :  Kisah Arumi Bachsin dan Seragam PKK yang Menembus Pintu-Pintu Rumah Warga

Selain melakukan tes swab massal pada para santri, beberapa penanganan lain juga telah dilakukan. Misalnya menyiagakan tim kesehatan hingga penyemprotan disinfektan oleh BPBD dan PMI Banyuwangi. “Kita juga menurunkan psikolog untuk memberikan trauma healing kepada para santri,” ungkapnya.

Sementara Gugus Tugas Banyuwangi juga menyerahkan bantuan makanan secara langsung. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Gugus Tugas sekaligus Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, bersama Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto dan Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

Bantuan yang diberikan berupa beras satu ton, 3 ribu telur, 3 ribu susu kaleng, 300 dos vitamin isi 30 kaplet. Bantuan ini diasumsikan untuk 100 santri yang sedang dalam perawatan covid 19. “Suplai bantuan ini akan terus ditambah disullai sesuai kebutuhan,” ujar Rio. (hen)