Ratusan I Phone Bekas dari Batam Diselundupkan ke Surabaya

Reporter : Satria Nugraha - klikjatim.com

Petugas menunjukkan ratusan i phone ilegal dari Batam yang masuk di Bandara Juanda.

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Petugas Bea dan Cukai Juanda bersama Satgas PAM Lanudal Juanda berhasil meggagalkan masuknya ratusan i phone ilegal asal Kawasan Bebas Batam melalui Terminal 1 Bandara Juanda.

BACA JUGA :  1 Pasien Positif Corona Madiun Perawat yang Bertugas di Klaster Haji Surabaya

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Juanda Budi Harjatnto mengatakan, ratusan i phone mulai tipe 7 hingga X ini dibawa oleh tiga penumpang pesawat dari Batam tujuan Surabaya. “Setelah menerima informasi tentang penumpang yang membawa ratusan i phone tanpa dokumen kepabeanan, kami berkoordinasi dengan petugas pengamanan di Bandara Juanda. Nah benar saja, saat kami memeriksa koper dan tas bawaan tiga penumpang, petugas menemukan 268 i phone, kotak kemasan dan charger. Semua barang tersebut bekas,” terang Budi, Rau (3/3/2021).

Ia menjelaskan, tiga penumpang tersebut mengunakan pesawat Lion JT972 yang mendarat di Bandara Juanda pada tanggal 27 Februari 2021, pada pukul 17.12 WIB.

“Berdasar hasil pemeriksaan, ketiga orang tersebut merupakan kurir yang disuruh oleh seseorang untuk membawa ratusan  i phone tersebut ke Surabaya,” lanjut Budi.

Sebagai tindak lanjut akan kasus tersebut, Budi mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai Batam, mengapa barang-barang tersebut bisa lolos dari sana. “Kami sangat yakin ada oknum di sana yang bisa meloloskan barang-barang tersebut hingga bisa ke luar Batam,” jelasnya.

Budi menerangkan, Pulau Batam adalah kawasan bebas, sehingga bila barang-barang tersebut dibawa keluar, harus melengkapi aturan kepabeanan.

“Kalau di total, ratusan i phone ilegal tersebut bernilai kurang lebih Rp 1,5 miliar dengan potensi kerugian negara Rp 469.422.000. (mkr)