Puluhan Jurnalis Bojonegoro Jalani Vaksinasi, Bupati : Semoga Tidak Merasakan Efek Apa Pun

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Salah satu jurnalis klikjatim.com sedang menjalani penyuntikkan vaksin di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro. (ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Puluhan jurnalis di Kabupaten Bojonegoro menjalani vaksinasi, Rabu (3/3/2021). Penyuntikkan vaksin untuk tahap kedua dengan menyasar petugas pelayanan publik, termasuk di antaranya kalangan wartawan ini dilakukan di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro.

BACA JUGA :  Sebelum New Normal, TNI/Polri Akan Gelar Operasi Disiplin di Malang

Ketua PWI Bojonegoro, M. Yazid mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bojonegoro karena sudah memfasilitasi insan pers di daerah setempat untuk diberikan vaksin. Sebab tugas wartawan diakui resisten atau rentan terkena Covid-19.

Dengan vaksinasi ini akan membuat wartawan semakin kuat kekebalan tubuhnya terhadap ancaman penularan virus corona. “Saya mewakili PWI Bojonegoro, sekali lagi terima kasih banyak sudah memberikan pelayanan kepada wartawan,” kata M Yazid.

Meski sudah divaksin, tapi para jurnalis diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. “Kami berharap kepada rekan-rekan media atau wartawan setelah melaksanakan penyuntikkan vaksin ini tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah.

Dikatakan, penyuntikkan vaksin ini akan dilakukan dua kali. Untuk jarak penyuntikkan kedua dilakukan dengan interval 14 hari. “Semoga tidak merasakan efek apapun. Dan semoga semakin menguatkan imunitas para wartawan,” imbuh Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bojonegoro, Ani Pudji Ningrum menambahkan, total jurnalis yang mengikuti vaksinasi ada 63 orang. Semuanya bertugas di Kabupaten Bojonegoro.

Dalam vaksinasi tahap pertama sudah dimulai pada tanggal 28 Januari 2021 sebanyak 4.380 orang. Sedangkan di tahap kedua akan terselesaikan hingga bulan Mei 2021, dengan jumlah 5.300 orang dan sudah terselesaikan di 48 pelayanan kesehatan. 

“Vaksinasi ini telah tertuang dalam juknis (Petunjuk Teknis) Kemenkes (Kementerian Kesehatan). 70 persen masyarakat Bojonegoro nantinya akan melaksanakan vaksinasi secara bergantian. Tahap pertama juga telah kami selesaikan 100 persen, saat ini giliran tahap kedua dan rencana selesai sekitar Mei,” pungkasnya. (nul)