Puluhan Baterai Lampu Surya di Pinka Tulungagung, Hilang Dicuri Maling

Reporter : Iman - klikjatim.com

Makrus Manan

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Sejumlah Fasilitas Umum (Fasum) di Pinka Tulungagung rusak, hal ini merupakan hasil pendataan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Tulungagung.

BACA JUGA :  Tok!!! KPU Lamongan Tetapkan Yuhronur Efendi-Abdul Rouf Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung, Makrus Manan mengatakan, kerusakan yang terdata tersebut merupakan akumulasi dari kerusakan kursi, lampu taman dan lampu solar cell.

“Kerusakan sudah kita data mas,” ujar Makrus, pada Rabu (07/04) pagi.

Dirinya mengungkapkan, kerusakan kemungkinan terjadi karena oknum pengunjung yang tidak bertanggung jawab.

Pemkab sendiri berupaya melakukan pengamanan, namun dengan lokasi Pinka yang luas, pengamanan tidak bisa dilakukan terus menerus.

“Penyebabnya karena oknum yang tidak bertanggung jawab, kita sendiri sudah berupaya melakukan pengamanan, tapi karena luasnya, kita ndak bisa terus menerus,” ucapnya.

Makrus mencontohkan, kerusakan kursi terjadi bukan karena berkarat namun karena plat platnya sengaja dilepas.

Begitu juga dengan kerusakan lampu taman, serta lampu solar cell, bahkan pihaknya menemukan baterai solar cell yang hilang karena dicuri.

“Kalau lampu surya itu kebanyakan baterainya yang hilang,” ungkapnya.

Pihaknya mencoba merencanakan penggantian lampu solar cell dengan lampu listrik biasa.

Makrus belum bisa memastikan anggaran yang diperlukan untuk memperbaiki seluruh Fasum rusak di Pinka.

Untuk perbaikan lampu saja, dirinya memprediksikan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 200 juta.

“Kalau lampu saja dengan instalasi yang baik, itu lebih kurang butuh sampai Rp 200 juta,” pungkasnya. (bro)