Pukul Mahasiswa Pakai Tongkat Baseball, Pria di Surabaya Ini Ditangkap Polisi

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Penyidik Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan pelaku pemukulan mahasiswa dengan tongkat baseball di parkiran Indomaret di daerah Tegalsari, pada (03/11/2022) Surabaya, yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Pelaku inisial WF, (30) warga Surabaya yang sempat kabur dari kejaran petugas, akhirnya dapat diamankan dibantu oleh Resmob Polrestabes Semarang dan PJR Polda Jateng, di gerbang tol di daerah Semarang, Jawa Tengah.

“Semalam pukul 23.00 WIB. Tim Jatanras yang melakukan pengejaran pelaku akhirnya ditangkap di gerbang tol Semarang,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, Senin (17/11/2022).

Mirzal menambahkan, menurut pengakuan tersangka bermula dari kesalahpahaman parkir. Dan mobil tersangka dan korban bersenggolan, lalu tersangka tidak terima dan turun dari mobilnya dengan membawa tongkat baseball, sempat terjadi cekcok mulut dan pelaku yang tidak terima langsung mengarahkan tongkat baseball yang mengenai korban mahasiswa.

“Motif pelaku melakukan penganiayaan karena ketersinggungan pada saat parkir mobil hampir bertabrakan, lalu turun  dan sempat cekcok, karena emosi sempat membawa tongkat baseball, kemudian sempat mau masuk ke mobil, tapi yang bersangkutan emosi dan mengayunkan tongkat baseball dan  mengenai pipi sebelah kanan korban,” tambahnya.

Petugas pun mengamankan barang bukti tongkat baseball yang digunakan tersangka dan juga baju saat kejadian dan plat nomor kendaraan.

Atas kejadian ini tersangka dikenai pasal 351KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara.

“Pelaku kami kenakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan hukuman penjara di atas 4 tahun,” tutupnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum tersangka Oscar Wijaya menyatakan, kliennya siap bertanggung jawab mengikuti proses hukum yang ada.

“Kalau dari pihak korban mau berdamai tidak masalah. Yang jelas klien kami mengikuti prosesnya,” tuturnya.

Dia menegaskan kliennya tersebut tidak ada niat untuk melarikan diri.

“Wf ada pekerjaan yang harus diselesaikan ke Jakarta. Jadi, saat ditangkap dia baru menyelesaikan pekerjaannya dan dalam perjalanan kembali ke Surabaya menyelesaikan permasalahan itu,” tandas Oscar.(mkr)