PT Cargill Indonesia Latih Masyarakat Produksi Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Reporter : Abdul Aziz Qomar - klikjatim.com

Adi Suprayitno Admin & Relation Manager Cargil CCC Gresik menyerakan bantuan tong komposter kepada peserta pelatihan

KLIKJATIM.Com | Gresik – Cargill Indonesia – CCC Gresik kembali mengajak masyarakat untuk meningkatkan tata kelola lingkungan agar lebih bersih, asri dan hijau lestari.  Melalui program CSR Pengembangan Bank Sampah dan Desa Hijau Lestari di Desa Manyarejo Kecamatan Manyar, PT. Cargill Indonesia kali ini melatih kader lingkungan, pengurus dan anggota bank sampah unit di masing-masing RT.

BACA JUGA :  Tarif Pemeriksaan Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85 Ribu

Mereka diberi pengetahuan tentang pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga serta perawatan tanaman buah dalam pot. Kegiatan ini didukung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Pemerintah Desa dan Team Wehasta. Sebanyak 50 orang peserta mengikuti pelatihan yang digelar pada Minggu 20 Juni 2021 di area Gudang Bank Sampah Induk Bersemi Desa Manyarejo.

Peserta dipersiapkan untuk mengajak seluruh warga untuk mendaur ulang sampah domestic organic menjadi pupuk kompos dan menyerukan gerakan penghijauan di lingkungan sekitar rumah masing-masing. Jadi melalui program ini, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga organic menjadi pupuk kompos, sedangkan yang nonorganic dikumpulkan dan dijual ke Bank Sampah ungkap Adi Suprayitno, Admin & Relations Manager PT. Cargill Indonesia.

Dikatakan, Program Bank Sampah dan Desa Hijau Lestari di Desa Manyarejo tersebut juga menargetkan kenaikkan reduksi sampah non organik dari timbunan awal  reduksi sampah organik melalui program pupuk kompos. Kemudian penambahan penghijauan yang semuanya dalam rangka menciptakan masyarakat desa mandiri  khususnya di bidang tata Kelola lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, dalam rangka menciptakan desa yang hijau lestari PT. Cargill Indonesia – CCC Gresik memberikan 10-unit alat komposter aerob yang diterima langsung oleh Yudiono, Kepala Desa Manyarejo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Tidak hanya itu, Cargill juga akan memberikan sebanyak 250 unit tanaman buah dalam pot (tabulampot) sebagai stimulasi gerakan penghijauan di lingkungan Desa Manyarejo yang memanfaatkan pupuk kompos organic hasil daur ulang sampah rumah tangga.

Muhammad Mukhid, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik yang juga hadir pada kegiatan tersebut menyatakan, program CSR yang digagas oleh PT. Cargill Indonesia tersebut merupakan bentuk kolaborasi penta helix yaitu  pemerintah, media, komunitas, bisnis, dan akademisi yang diharapkan turut serta dalam tata kelola ingkungan khususnya penanganan sampah rumah tangga. “Semoga inisiatif ini juga diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya  disekitar Manyar, untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih” tambahnya.

Ditambahkan, program Bank Sampah dan Desa Hijau Lestari di Manyarejo diharapkan menjadi community center program, yaitu pemberdayaan masyarakat lanjutan menuju kemandirian wilayah desa di berbagai bidang diantaranya lingkungan, ekonomi, nutrisi, sanitasi dan komunikasi. Yudiono, Kepala Desa Manyarejo menyatakan “Pengembangan program bank sampah dan desa hijau lestari ini sejalan dengan program Desa Manyarejo yaitu City Green Garden yang menjadi program unggulan kami di Jawa Timur,” kata dia.

Sejalan dengan fokus tanggung jawab social PT. Cargill Indonesia dalam pilar “penanggulangan perubahan Iklim, pengembangan bank sampah dan desa hijau lestari tersebut juga akan mengkampanyekan penghematan, pendayagunaan dan pelestarian lingkungan, serta penanganan pemanasan global dalam rangka turut serta mensukseskan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 13 yaitu aksi memerangi perubahan iklim dan dampaknya. Program tersebut tentunya juga akan dikembangkan di Desa Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun dan desa-desa lainnya di wilayah Kecamatan Manyar dan sekitarnya. (ris)