PT Akhsa Energi Indonesia Tegaskan Telah Penuhi Regulasi

Reporter : Iskandar - klikjatim.com

Lokasi tambang PT Aksha Energi Indonesia di Nganjuk (Ist)

KLIKJATIM.Com | Nganjuk – Wakil kepala (WAKA) KPH Kediri Perum Perhutani Nana Suwanda menepis isu liar yang menganggap PT Aksha Energi Indonesia belum berizin.

Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, Nana memastikan PT Aksha Energi Indonesia yang bergerak dalam bidang pertambangan yang lokasinya berada di dalam Kawasan hutan negara yang dikelola oleh Perum Perhutani wilayah administratif Kabupaten Nganjuk adalah legal.

Hal ini terbukti dengan adanya Izin Penggunaan Kawasan Hutan dari Kemenlhk nomor SK.295/MENLHK/SETJEN/PLA.0/2/2022 tentang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan untuk Pertambangan tanggal 6 April 2022-2023 seluas 49,091 Ha dan Surat KemenLHK Nomor: SK.441/MENLHK/PKTL/PLA.0/2/2023 tentang Penetapan Batas Areal kerja Penggunaan Kawasan Hutan untuk Pertambangan seluas 49,109 Ha.

“Terbitnya surat ijin pertambangan yang berada diwilayah Kawasan hutan sudah melalui tahapan proses yang sudah ditentukan oleh kemenLHK,” ujar Nana.

Kemudian, berdasarkan hasil monitoring Bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur bahwa kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh PT Aksha Energi Indonesia tidak melanggar aturan dan sesuai pada penetapan area kerjanya.

Adapun kewajiban yang belum terpenuhi oleh PT Aksha Energi Indonesia, hal itu lebih dikarenakan masih ada tenggang waktu pembayaran terhadap batas waktu yang telah ditentukan.

“Untuk kewengan dalam hal Penggunaan Kawasan Hutan berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” tandas Nana.

Sementara itu, General Manager PT Aksha Energi Indonesia melalui Humasnya, Nopi Arianto mengatakan, PT Akhsa sudah bekerja keras memenuhi aturan dan rekomendasi Pemkab Nganjuk.

Nopi menyayangkan adanya pemberitaan yang berat sebelah tanpa adanya konfirmasi ke pihaknya terkait kewajiban – kewajiban PT Akhsa Energi Indonesia.

“Dalam hal ini IUP yang sudah kami buatkan di Papan tambang, Pajak dan Kewajiban Pembayaran lainnya sudah lengkap. Kami juga mengaspal jalan dengan biaya sendiri,” tandasnya. (qom)