Pria ini Umpankan Istrinya ke Polisi dengan Narkoba, Tapi Gagal

Reporter : Ahmad Hilmi Nidhomudin - klikjatim.com

Tersangka Eko Aprianto di Polsek Wonokromo. IST

KLIKJATIM.Com I Surabaya – Eko Aprianto warga Kedung Tarukan Surabaya bisa jadi saat ini tengah garuk-garuk kepala dalam sel Polsek Wonokromo . Keinginannya untuk menjebloskan istrinya, IM ke penjara dengan rekayasa jebakan narkoba gagal total. Sebaliknya pria 30 tahun itu dijebloskan tahanan setelah terbukti melakukan transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

BACA JUGA :  Efektif Halau Banjir, Tanggul Kali Lamong di Surabaya Bakal Dibeton

Cerita ini berawal dari sikap IM yang menggugat cerai. Eko yang tak menghendaki berasa sakit hati. Lantas disusun rencana untuk menjebloskan IM ke penjara.

Caranya, Eko menaruh sepoket sabu-sabu di jok sepeda motor yang biasa dikendarai IM. Lalu Eko menghembuskan kabar kepada temannya, yang memiliki hubungan dengan petugas kepolisian. Semula polisi menerima informasi terkait adanya seseorang yang membawa narkoba di jok motor.

Setelah dilakukan penangkapan, IM digiring ke Polsek Wonokromo untuk menjalani pemeriksaan. Fakta yang muncul cukup mengagetkan. Salah satunya tes urin IM yang negatif.  

“Pelacakan digital di hp juga tak ada yang mencurigakan,” kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo, Ipda Arie Pranoto, Senin (25/1/2021).

Polisi kemudian mendalami keterangan dari IM. Hingga muncul dugaan, IM sengaja dijebak oleh Eko. Tanpa membuang waktu, polisi mendatangi dan menangkap Eko.

” Ternyata yang bersangkutan (Eko) mengakui sabu itu memang sengaja dibeli hanya untuk menjebak istrinya yang menggugat cerai,” kata Arie.

Selain itu polisi juga menemukan percakapan transaksi sabu di hp Arie.  Dari kasus ini, polisi menyita satu poket narkoba jenis sabu seberat 0,25 gram. Polisi masih akan mengembangkan kasus tersebut, mencari tahu siapa pengedar yang telah menjual sabu tersebut. (hen)