Positif Covid-19 di Magetan Tembus 8 Orang

Reporter : klikjatim

KLIKJATIM.Com | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyebut penderita atau pasien positif korona di wilayahnya hingga kini tercatat 8 orang. Salahsatunya adalah keluarga dengan 6 orang anggotanya terkena virus covid-19 daroi orang tuanya yang sudah meninggal dunia di RS Moewardi, Solo, Jateng.

BACA JUGA :  Penjambret HP Pelajar SMK Surabaya Diringkus, Kedua Pelaku Didor

Mereka yang positif terinfeksi Corona itu antara lain istri, kedua orang tuanya, anak, cucu, dan menantu. Mereka bagian dari 18 warga yang sampel darah dan nasofaringnya diambil petugas Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu. Spesimen itu akhirnya diperiksa di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementeian Kesehatan.

Sementara untuk hasil uji laboratorium tidak keluar bersamaan. Hasil pemeriksaan sampel bagi istri almarhum diketahui setelah yang bersangkutan mulai dirawat di RSUD dr Soedono, Kota Madiun, Jumat (13/3/2020). Kemudian, pasangan suami istri yang lain menyusul masuk ruang isolasi rumah sakit yang sama, Sabtu, 14 Maret 2020. Ini setelah keduanua dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 saat proses isolasi mandiri.

BACA JUGA :  HPN 2020, Gubernur Jatim : Pers Harus Bisa Bertanggung Jawab dan Punya Legalitas

“Dua dua pasangan suami istri positif Corona itu memiliki riwayat perjalanan dan kegiatan yang sama. Mereka bagian dari peserta seminar di Kota Bogor, 25-28 Februari 2020 dimana beberapa peserta seminar juga positif terpapar Corona,” kata Bupati Magetan Suprawoto.

Dikatakan, keenam anggota keluarga itu masuk dan dirawat di ruang isolasi RSUD dr Soedono dalam waktu yang tidak bersamaan yakni pada 13 Maret, 23 Maret, dan 24 Maret 2020. Saat dibawa ke RSUD dr Soedono kemarin (Selasa, 24/3/2020) kondisinya bagus sekali.

BACA JUGA :  Stok Gula Pasir di Gresik Tersedia Hingga Lebaran
“Kami berharap warga yang dinyatakan positif Corona dan tengah dirawat di RSUD dr Soedono bisa sembuh. Sedangkan bagi sejumlah warga yang sampel darah dan nasofaringnya sempat diambil untuk diteliti di Balitbangkes diimbau tetap mengisolasi diri secara mandiri,” kata mantan Kadis Infokom Pemprov Jatim ini. (rtn/hen)