Porprov Ditunda, KONI Probolinggo Fokus Benahi Stadion Gelora Merdeka

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Stadion Gelora Merdeka Kraksaan yang sempat menjadi sorotan lantaran kondisinya memprihatinkan. IST

KLIJATIM.Com I Probolinggo –  KONI Kabupaten Probolinggo memetik hikmah dari ditundanya  Porprov Jatim VIII . Dengn demikian ada cukup waktu untuk memperbaiki dan meningkatkan sarana dan prasarana  yang akan digunakan. “Tidak hanya sarana dan prasarana, kesiapan atlet untuk bertanding pun lebih dimatangkan,” tutur Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Khalid Abu Bakar.

Kabupaten Probolinggo sedianya akan menjadi tuan rumah dalam Porprov Jatim VIII. Perhelatan ini rencananya digelar tahun 2023. Dipastikan event ini diundur satu tahun lantaran pandemi Covid-19 belum mereda.

“Otomatis Porprov VIII di mana Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu tuan rumahnya mundur juga. Jadi tahun 2024,” ujar Khalid.

Saat ini menurutnya, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo. Termasuk menginventarisasi venue yang nantinya akan digunakan.

Sebelumnya telah ditentukan beberapa venue yang akan digunakan. Di antaranya venue sepak bola, rencananya akan digelar di Gelora Merdeka Kraksaan,  renang di kolam renang YTL, tenis meja digelar di halaman kantor Kecamatan Kraksaan. Sedangkan senam dan badminton di Sasana Krida.

“Dari beberapa venue, Stadion Gelora Merdeka Kraksaan lebih diperhatikan. Sebab, rencananya akan dipakai untuk pembukaan Porprov,” katanya.

Sebagai informasi, Porprov VIII akan digelar di empat wilayah. Yakni di Kabupaten/Kota Probolinggo dan Kabupaten/Kota Pasuruan. Namun, seiring dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang belum reda, kebijakan penggunaan anggaran berubah.

Sebelumnya,  beberapa pos anggaran akan digunakan untuk memperbaiki dan melengkapi venue. Namun kemudian ada refocusing anggaran untuk penanganan pandemi. (hen)