Ponorogo ‘Hebat’ Pecah Rekor, Sehari Tim BPBD Memakamkan 10 Korban Covid 19

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Pemakaman warga yang meninggal karena terkonfirmasi covid 19 (Istimewa/BPBD Ponorogo)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo –  Ponorogo hebat, sesuai taglinenya saat ini pecah rekor perihal covid 19. Sehari, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memakamkan 10 korban akibat Covid 19.

BACA JUGA :  Komitmen Jalankan Tanggung Jawab Sosial, PGN Raih Penghargaan Top CSR Awards 2021

“Pemakaman selama yang dilakukan bpbd, kemarin hari rabu yang terbanyak. Ada 10 korban. Mulai pukul 00.01 wib sampai pukul 24.00 wib, ” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Kamis (29/4/2021). 

Sebelumnya, kata dia, yang pecah rekor pada tanggal 1 April 2021 ada 8 korban Covid 19 yang dimakamkan. Kemudian tanggal 5 April 2021 ada 9 yang dimakamkan. Sementara tanggal 29 April 2021 sampai pukul 12.00 ada 3 yang dimakamkan. 

Dia mengatakan bahwa tim BPBD Ponorogo yang dimakamkan dibagi menjadi 3 tim. Dengan rincian 1 orang mengedukasi warga sekitar untuk tidak mendekat saat prosesi pemakaman. “6 orang lain bagian pemakaman. Bulan april hampir, 119 sudah dimakamkan,” urai Budi–sapaan akrab–Setyo Budiono. 

Menurut Budi, bulan ini rekor dibanding bulan sebelumnya. 3 tim yang tersedia itu kualahan, anggota juga terbatas. “Kami kewalahan. Kegiatan luar biasa, ada dishelter, diposko dan kegiatan lain. Kalau pemakaman harak deket juga tidaknmasalah, kebanyakan jauh dan banyak yng dimakamkan., ” jelasnya. 

Dia mengaku waktu pemakaman tergantung, struktur tanahnya dan jarak tempuh. Penurunan jenazah sampai makam kan ada yang jauh dan dekat. Jika prosesi pemakaman 2 jam. 

“Kami sampek waleh (bosan) ngurusi, bpbd prihatin selaku petugaa pemakaman, dimana setiap hari baik itu 24 jam selalu memakamkan, semakin hari semakin banyak. Ngurusi pemakaman yg terkonfirmasi, ” pungkasnya. (bro)