Polres Ponorogo Selidiki Dugaan Penganiayaan Santri Hingga Tewas di Gontor

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Ibu Soimah saat datang kepada pengacara Hotman Paris dan menceritakan atas dugaan kasus penganiayaan yang menimpa anaknya. (screenshot unggahan video pada instagram @hotmanparisofficial/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Tangis seorang ibu pecah di hadapan pengacara kondang, Hotman Paris. Ibu yang menggunakan jilbab itu curhat bahwa anaknya meninggal diduga karena penganiayaan.

Anaknya adalah seorang santri di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Dugaannya, anaknya tewas karena dianiaya.

Video tersebut kemudian diunggah di instagram @hotmanparisofficial. Unggahan itu pun viral.

Pada video unggahan tersebut terdengar aduan si ibu. “Dia anak yang berprestasi bang,” ujar si ibu seperti yang didengar redaksi.

Di unggahan lainnya, Hotman Paris menyentil Kapolda Jawa Timur. “Halo Bapak Kapolda Jawa Timur, ini ada di sini ada seorang ibu yang datang ketemu Hotman di Palembang. Mohon dilakukan penyelidikan segera atas meninggalnya atas anaknya ibu Soimah,” sebut Hotman.

Korban adalah Albar Mahdi, santri yang diduga mengalami penganiayaan hingga tewas. Korban merupakan santri kelas lima atau setara dengan kelas 11 SMA. Korban tercatat sebagai santri di Ponpes Gontor I Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Jenazah korban tewas tersebut dipulangkan ke orang tuanya di Palembang pada Agustus 2022 kemarin.

Terpisah, Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan penanganan kasus kekerasan di salah satu pondok di Ponorogo belum ada laporan secara langsung. Namun pihaknya menyampaikan sudah melakukan lidik.

“Belum ada laporan langsung. Baik itu di Polres maupun Polsek. Tetapi kemudian kami sudah ke lokasi melakukan lidik,” pungkasnya. (nul)